Berbagi kebaikan bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui program Donasi-Ku yang dijalankan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (SAT). Pengelola jaringan ritel Alfamart Alfamidi, mengajak masyarakat luas berpartisipasi dalam program sosial untuk membantu masyarakat luas di berbagai sektor mulai dari pendidikan, kesehatan, serta sosial yang dihimpun selama periode tertentu. Rangkaian program sosial tersebut dikemas dalam sebuah program besar bertajuk Donasi-Ku.
Corporate Affairs Director SAT, Solihin mengatakan, dalam pelaksanaannya, perusahaan memperoleh izin dari Kementerian Sosial RI, serta memberikan laporan pertanggungjawaban secara periodik.
"Perusahaan mengajak konsumen mendonasikan sebagian uang kembalian melalui kasir toko, dana terhimpun disalurkan oleh yayasan kredibel untuk membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan," imbuhnya.
Awal tahun ini, perusahaan bekerja sama dengan Yayasan Anugerah Bina Insani (ABI) menggagas program Aku Siap Sekolah yakni penyaluran bantuan 20.000 paket perlengkapan sekolah berisi alat tulis, tas, dan seragam sekolah kepada siswa-siswi Sekolah Dasar yang membutuhkan di 45 wilayah di Indonesia.
"Penggalangan dananya berlangsung selama periode 1 Januari sampai 29 Februari 2016, yang terkumpul sebanyak Rp5,5 Miliar," jelas Solihin.
Melanjutkan program sebelumnya, perusahaan kembali bekerja sama dengan Yayasan Habitat for Humanity (HFH) menghimpun donasi konsumen Alfamart Alfamidi selama periode 1 sampai 31 Maret 2016, untuk membangun 57 rumah layak huni serta pelatihan rumah sehat dan pelatihan pengelolaan keuangan bagi 114 keluarga prasejahtera di wilayah Gresik, Jawa Timur.
Donasi untuk program yang bertajuk "Rumah untuk Indonesia" terhimpun sejumlah Rp2,1 Miliar. Menurut Solihin, program ini telah berjalan sejak 2013. "Perusahaan telah membangun 163 rumah di wilayah Surabaya, Medan, Tangerang, Semarang, dan Batam selama 3 tahun terakhir," imbuhnya.
Lebih lanjut Solihin menuturkan, pada periode 1 April sampai 31 Mei 2016, perusahaan kembali menjalankan program Bright Eyes Bright Future yakni penyaluran bantuan sepuluh ribu kacamata minus bagi pelajar prasejahtera di Tanah Air. Pada periode tersebut, terkumpul total Rp3,9 Miliar untuk program ini.
Sebelumnya, bersama Yayasan Berani Bhakti Bangsa (YBBB), perusahaan menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas rekor Pemrakarsa Pembagian Kacamata Minus Terbanyak di Indonesia dalam perayaan Hari Anak Nasional 2015 di Istana Kepresidenan Bogor, dengan total penyaluran kacamata sebanyak 32.007 unit dan pemeriksaan mata bagi 95.457 siswa di seluruh Indonesia.
"Adanya bantuan ini diharapkan dapat memudahkan anak-anak dalam kegiatan belajarnya, sehingga bisa menggapai cita-cita terbaiknya dan meraih masa depan yang cerah," ungkap Solihin.
Menutup semester pertama 2016, perusahaan bekerja sama dengan Yayasan BM Cinta Indonesia (BMCI) menyalurkan bantuan 15.000 paket bantuan kebutuhan pokok berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula 1 kg, kecap, saus sambal, susu kental manis, teh celup, dan mie instan untuk masyarakat prasejahtera. Donasi dihimpun selama periode 1 sampai 30 Juni 2016 dan terkumpul sebesar Rp2,5 Miliar.
Bantuan sebanyak 1.500 paket sembako, salah satunya disalurkan bersama Menteri Sosial (Mensos) RI, Khofifah Indar Parawansa, untuk para pengungsi di wilayah Garut dan Sumedang, setelah dilanda banjir bandang September lalu.
Program donasi dilanjutkan dengan menggagas Alfamart Care selama periode 1 Juli sampai 30 September 2016. Dana terhimpun sebesar Rp7,1 Miliar disalurkan dalam bentuk alat bantu disabilitas, mobil sekolah, dan bantuan sosial lainnya.
Bersama Yayasan Anugerah Bina Insani dan Mensos Khofifah, perusahaan juga menyalurkan bantuan 250 paket perlengkapan sekolah, 20 kursi roda, serta 2 unit mobil sekolah untuk anak-anak pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Jumat (14/10/2016).
Di kuartal terakhir, perusahaan kembali bekerja sama dengan Yayasan Berani Bhakti Bangsa selama periode 1 Oktober sampai 31 Desember 2016, dana terhimpun sebanyak Rp7,06 Miliar disalurkan dalam bentuk bantuan sepatu sekolah, paket perlengkapan sekolah berupa alat tulis, tas, dan seragam sekolah, serta pembangunan/perbaikan jembatan dan MCK di pelosok daerah di Indonesia.
Melalui rangkaian program Donasi-Ku, perusahaan membuktikan, masih banyak masyarakat yang peduli dan ingin berpartisipasi membantu sesama. "Prinsipnya dari masyarakat dan untuk masyarakat. Kami percaya, sesuatu yang kecil pun dapat berarti besar bagi mereka yang membutuhkan," tandasnya. (adv/adv)











































