BNI tetap mengoperasikan kantor-kantor cabang sebanyak 79 hingga 182 outlet di seluruh Indonesia pada hari-hari libur sepanjang periode liburan panjang Natal 2016 dan Perayaan Tahun Baru 2017. Kiryanto, Corporate Secretary BNI mengungkapkan bahwa BNI hanya meliburkan seluruh operasionalnya pada tanggal 25 Desember 2016 saat perayaan Natal 2016 dan tanggal 1 hingga 2 Januari 2017 atau pada saat libur bersama dalam rangka Tahun Baru 2017.
Operasional terbatas BNI telah dilaksanakan sejak hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin (12/12). Sebanyak 79 outlet tetap aktif memberikan pelayanannya. Di antaranya pelayanan Setoran Bahan Bakar Minyak (BBM)/ Non BBM, Setoran/ Penarikan Rekening BNI, Pemindahbukuan Antar Rekening BNI, dan Setoran Penerimaan Negara.
Pada hari Senin, 26 Desember 2016 atau pada saat libur bersama perayaan Natal 2016, operasional terbatas di sebanyak 79 outlet juga dilaksanakan. Pelayanan yang diberikan adalah Setoran/ Penarikan/ Pemindahbukuan, Setoran BBM/ Non BBM, serta Setoran Penerimaan Negara.
Hari Sabtu 31 Desember 2016, operasional terbatas juga dilakukan. Sebanyak 182 outlet yang beroperasi memberikan layanan perbankan, seperti Setoran BBM/ Non BBM, Setoran Penerimaan Negara, Setoran Debitur untuk Pembayaran Angsuran, serta Pembayaran Tax Amnesty Periode II yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2016.
"Operasional akan kembali berjalan normal pada tanggal 3 Januari 2017. Kami pun menyiapkan sejumlah uang tunai untuk memenuhi kebutuhan transaksi yang diperlukan oleh masyarakat selama masa liburan akhir tahun yang kami perkirakan meningkat 7%," ujar Kiryanto.
Hal ini dilakukan oleh BNI untuk selalu hadir memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan uang tunai selama masa liburan Natal dan Tahun Baru. Tercatat sebesar Rp11 triliun telah disiapkan BNI untuk memenuhi kebutuhan selama masa liburan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. (adv/adv)










































