Minuman ringan seperti softdrink memang menjadi favorit banyak orang. Pasalnya, pilihan rasa yang berbagai macam bisa menghilangkan dahaga Anda dan membuat mood menjadi lebih ceria. Seperti minuman ringan berkarbonasi atau soda yang akan memberikan sensasi unik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, banyak orang yang ragu untuk minum soda karena diduga bisa menyebabkan berbagai penyakit. Di antaranya kesehatan lambung, gigi, hingga kanker kerongkongan. Kini, Anda tak perlu khawatir lagi karena sebuah studi literatur oleh South East Asian Food and Ariculture Science and Technology (SEAFAST) Center IPB di tahun 2014 mengungkapkan bahwa minuman berkarbonasi tidak memiliki korelasi dengan penyakit-penyakit tersebut.
Perlu Anda ketahui bahwa karbonasi atau infusi gas karbondioksida (CO2) ke dalam cairan merupakan metode yang lazim digunakan di industri minuman. Karbonasi digunakan di Eropa pertama kali di abad ke-18 untuk meniru tekstur air mineral natural yang mengandung gas alam. Hingga sekarang fungsinya pun masih sama, yakni untuk menambah kesegaran dan sensasi 'krenyes' di mulut.
Hasil riset SEAFAST juga mengungkapkan bahwa faktor karbonasi tidak dapat dijadikan sebagai penyebab tunggal kerusakan gigi. Hal ini diperkuat dengan studi klinis yang menunjukan bahwa kerusakan enamel gigi dipicu oleh banyak faktor yang memudahkan tingkat keasaman air liur meningkat dengan cepat sehingga mengakibatkan karies dan gigi berlubang. Faktor penyebab naiknya tingkat keasaman air liur juga terdapat pada produk makanan dan minuman lain yang berkarbonasi. Jadi, hindari kerusakan gigi dengan menjaga kebersihan mulut, gusi, serta gigi Anda.
Berbicara tentang rumor penyakit kanker yang disebabkan minuman bersoda, kanker kerongkongan merupakan penyakit yang sangat kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Di antaranya gender, berat dan tinggi badan, serta gaya hidup seperti merokok, konsumsi alkohol, dan obesitas. Hasil studi tersebut menegaskan bahwa tidak ada korelasi langsung antara konsumsi minuman berkarbonasi dengan kanker kerongkongan.
Jadi, sudah terjawab kegelisahan Anda selama ini dalam meminum soda? Bukan menghindari minuman soda yang harus diperhatikan, tapi berbagai masalah kesehatan lainnya. Mulai kini, aplikasikan gaya hidup sehat yang aktif. Biasakan diri untuk bergerak dan beraktivitas fisik secara teratur untuk menjadikan tubuh lebih sehat dan bugar. Untuk info lebih lengkap, Anda bisa klik di sini.
Kini Tak Perlu Takut Lagi untuk Minum Soda
Kamis, 15 Des 2016 00:00 WIB
Jakarta -











































