Pramono Anung Bicara Soal Revolusi Mental untuk Bangsa Petarung

Pramono Anung Bicara Soal Revolusi Mental untuk Bangsa Petarung

Advertorial - detikNews
Kamis, 01 Des 2016 00:00 WIB
Pramono Anung Bicara Soal Revolusi Mental untuk Bangsa Petarung
Jakarta -

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla selalu memprioritaskan masalah sumber daya manusia di berbagai hal. Diyakini, revolusi mental menjadi sebuah kunci untuk menjawab persoalan SDM Indonesia. Joko Widodo mengatakan Indonesia perlu melakukan revolusi mental yang dapat dimulai dari diri kita masing-masing. Mulai dari lingkungan keluarga, tempat tinggal, kerja, hingga negara.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengungkapkan bahwa sebenarnya masyarakat Indonesia bisa disiplin dan tertib dengan sistem yang baik. Maka di masa depan akan lahir generasi yang tangguh. "Ini menjadi persoalan tersendiri karena kita melihat bahwa sebenarnya bangsa kita bisa tertib dan menganut sistem yang baik," ucap Pramono di kantornya, Kamis (9/6).

Misalnya ketika orang Indonesia sedang berpergian ke Singapura, mereka akan menjadi manusia yang lebih maju dan modern. "Di Singapura, dia (orang Indonesia) menjadi manusia yang lain. Dia menjadi tertib dan mau mengantre. Buang sampah juga cari tempatnya dan sebagainya," ujarnya.

Di awal pemerintahan Jokowi-JK, sudah disampaikan jika masyarakat Indonesia harus mengubah karakter mental bangsa menjadi bangsa yang maju dan modern. Hal ini juga sudah disampaikan saat kampanye Pilpres 2014 lalu. "Bangsa ini harus diubah dan diciptakan menjadi bangsa petarung agar bisa memenangkan petarungan di kemudian hari," tegasnya.

Oleh karena itu, bangsa Indonesia harus punya daya saing atau daya kompetitor. "Adanya persaingan, bisa menciptakan suatu kompetisi dan kita bisa menjadi bangsa yang lebih kuat dan tangguh," tutup Pramono.

(adv/adv)
Berita Terkait