Kabupaten Gunungkidul, salah satu kabupaten di DI Yogyakarta terus berbenah diri dalam mengembangkan industri pariwisatanya. Ke depan, Gunungkidul akan memiliki bandara dan pelabuhan sendiri untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke daerah ini.
Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan, mengatakan pemerintah akan membangun bandara internasional di Kulon Progo, DI Yogyakarta untuk meningkatkan kunjungan wisatawan khususnya ke Borobudur. Pasalnya, Borobudur masuk dalam destinasi paeriwisata prioritas pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla.
"Walau begitu, kami juga akan mengembangkan bandar udara Gading di Gunungkidul. Bandara Gading cocok untuk pendaratan pesawat jet pribadi atau pesawat jarak pendek ATR," kata dia dalam seminar nasional Pengembangan Industri Pariwisata Gunungkidul di Yogyakarta, Jumat (18/11).
Budi mengatakan infrastruktur yang kurang memadai menjadi tantangan pemerintah dalam mengembangkan industri pariwisata. Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan berniat mengajak swasta untuk membangun infrastruktur di Indonesia khususnya di sektor transportasi.
Ia mengungkapkan peran swasta perlu diperluas karena kebutuhan pembangunan infrastruktur jangka panjang sangat besar. "Kita butuh Rp1.600 triliun. Uang pemerintah itu hanya Rp450 triliun, jadi kurangnya Rp1.200 triliun," tegasnya.
Badingah, Bupati Gunungkidul, menambahkan kabupaten yang dipimpinnya juga akan memiliki pelabuhan yang bisa menjadi sandara kapal pesiar. "Oleh karena itu, kami akan mengoptimalisasi pelabuhan Sadeng agar kapal pesiar juga bisa bersandar," ungkap dia.
Jalan Lingkar Selatan
Basuki Hadimulyono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pupera), mengatakan pembangunan bandara Kulon Progo bisa mendongkrak pariwisata di Yogyakarta, khususnya Gunungkidul. Tak hanya itu, kedatangan wisatawan ke Gunungkidul juga akan semakin mudah dengan hadirnya Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
![]() |
"Jalan lintas selatan ini akan dibangun di sepanjang jalur selatan dan rencananya teringrasi dengan pantai-pantai di berbagai daerah mulai dari Jawa Barat seperti Pangandaran, hingga Gunungkidul, dan Jawa Timur seperti Pacitan," papar dia.
Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur DI Yogyakarta, mengungkapkan ia berniat membangun jalan-jalan umum di kawasan 100-150 meter dari bibir pantai. Hal ini dilakukan agar tidak ada investor yang menguasai pantai. "Agar masyarakat bisa menikmati pantai karena pantai merupakan hak publik," ungkap dia.
Agus Priyono, Asdep Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata, menambahkan selama ini kendala pengembangan industri pariwisata antara lain adalah soal aksesibilitas. Oleh karena itu, banyak bandara, jalan, dan pelabuhan yang harus di bangun di Indonesia.
BCA Senantiasa di Sisi Anda
Sumber: Website BCA Prioritas












































