Peran Penting Industri Manufaktur dalam Perdagangan Internasional

Peran Penting Industri Manufaktur dalam Perdagangan Internasional

Advertorial - detikNews
Senin, 21 Nov 2016 16:00 WIB
Jakarta -
Peran Penting Industri Manufaktur dalam Perdagangan Internasional

Salah satu penopang perekonomian nasional yang memberikan kontribusi cukup signifikan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah sektor industri manufaktur. Di samping itu, industri manufaktur juga berperan penting dalam perdagangan internasional. Hal itu terlihat dari adanya peningkatan kualitas dan output yang dihasilkan perusahaan lokal sehingga mampu bersaing di pasar global.

Semua itu tentu saja tidak luput dari kinerja mesin-mesin berteknologi tinggi yang mendukung dihasilkannya satu produk berkualitas tinggi. Nantinya, produk tersebut dapat ditemui di pameran manufacturing berskala internasional.

Pada tanggal 30 November hingga 3 Desember 2016, pameran dagang terkemuka Manufacturing Indonesia Series of Exhibitions 2016 akan diselenggarakan untuk ke-27 kalinya. Pameran tersebut akan dihelat di Jakarta International Expo, Kemayoran Jakarta.

Pesatnya perkembangan industri manufacturing di akhir tahun 2016 juga disambut positif oleh Project Director PT. Pamerindo Indonesia, Maysia Stephanie. Hal itu dikarenakan, sektor industri manufaktur merupakan sektor yang stabil dan menjadi salah satu penopang perekonomian negara di tengah ketidakpastian perekonomian dunia dengan tingkat pertumbuhan yang positif.

"Kami ketahui bahwa di awal tahun kondisi ekonomi sempat tidak stabil, namun setelah masuk kuartal III pergerakan ekonomi kita semakin membaik. Ada semacam optimisme dari industri manufaktur untuk kembali bergeliat dan meningkatkan kualitas output-nya untuk tahun depan," terang Maysia saat konfrensi pers di Mama Cita Resto, Senayan (21/11).

Nantinya akan dipamerkan beberapa mesin manufaktur berteknologi tinggi dalam pameran Manufacturing Indonesia 2016. Menariknya, bukan hanya pameran Manufacturing Indonesia saja yang akan digelar di akhir tahun 2016 ini. Pameran Industrial Automation & Logistics Indonesia 2016, Machine Tool Indonesia 2016, Tools & Hardware Indonesia 2016.

Peran Penting Industri Manufaktur dalam Perdagangan Internasional

Pameran Machine Tool Indonesia tahun ini, juga sangat dinantikan oleh Shuji Yamashita, Managing Director, DMG MORI INDONESIA. Menurut Shuji, DMG MORI INDONESIA akan menampilkan empat mesin berteknologi tinggi dan mutakhir di ajang pameran tersebut. Salah satunya, yakni mesin yang menggunakan CELOS dan membuat proses mesin yang rumit dengan menggunakan technologi Cycles DMG MORI.

Mike Hahm, Project Manager, Korea Association of Machinery Industry (KOAMI) mengungkapkan bahwa ada lebih dari 22 perusahaan yang turut hadir dalam pameran di Manufacturing & Machine Tool Indonesia di tahun ini. Selain itu, produk yang akan ditampilkan juga beragam. Mulai dari teknologi teknik presisi, seperti pemotongan logam dan pembuatan lempengan besi, metrologi hingga otomatisasi industry serta peralatan perkakas akan ditampilkan dalam pameran Manufacturing & Machine Tool Indonesia. Perusahaan Korea berupaya untuk mengembangkan dan memperkuat kerja sama dengan Indonesia melalui sektor manufaktur dan komunitas para insinyur di Indonesia.

Setiap kali menyelenggarakan pameran, Pamerindo Indonesia selalu mencoba berinovasi untuk menampilkan perhelatan yang berkualitas. Dalam pameran tersebut, para peserta dapat melakukan presentasi open screen melalui Innovation spotlight content theater. Itu dilakukan sebagai sarana untuk mengenalkan teknologi atau produk baru mereka kepada calon pembeli.

"Tahun ini di pameran Manufacturing 2016 kami mencoba sesuatu yang baru, yaitu memfasilitasi kebutuhan para peserta pameran agar bisa lebih leluasa menawarkan teknologi terbaru mereka kepada para pengunjung," ujar Maysia.

Ada lebih dari 2.000 perusahan yang bergabung di pameran tahun ini. Perusahaan tersebut berasal dari 32 negara termasuk 22 pavilion dari negara China, Jepang, Korea, Singapore, Taiwan, Thailand, India, dan Jerman yang akan hadir di pameran ini.

Pameran Manufacturing Indonesia 2016 ini didukung oleh Kementrian Perindustrian, Asosiasi Industri Mould & Die Indonesia (IMDIA), Asosiasi Mesin Perkakas Indonesia (ASIMPI), Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), Asosiasi Industri Perkakas Presisi (AIPPINDO), Asosiasi Pengerjaan Logam & Permesinan (ASPEP), Gabungan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA), dan Asosiasi Industri Pengecoran Logam Indonesia (APLINDO ).

(adv/adv)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.