DetikNews
Sabtu 19 November 2016, 00:00 WIB

Konsistensi Isyana Sarasvati di Musik Tuai Banyak Penghargaan

adv - detikNews
Konsistensi Isyana Sarasvati di Musik Tuai Banyak Penghargaan
Jakarta -

Isyana Sarasvati sejak kemunculannya sudah menjadi magnet bagi industri musik Tanah Air. Betapa tidak, dara kelahiran 2 Mei 1993 langsung menuai kesuksesan melalui single pertamanya, Tetap Dalam Jiwa.

Tak mau berhenti berkarya, baru-baru Isyana bergabung dengan beberapa musisi lainnya membawakan ulang lagu 'Kuterimakan' yang dimuat dalam album kompilasi Y2Koustik. Ia pun menilai, lagu Audy tersebut merupakan salah satu karya yang abadi.

"Waktu kecil, zamannya kaset, aku suka nyanyiiin di panggung-panggung gitu. Terus sekarang bisa aku nyanyiin," tutur Isyana ditemui di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2016).

Album ini merupakan salah satu bentuk konsistensi dirinya di bidang musik yang telah dia tekuni sejak kecil. "Sangat-sangat tidak mudah memang, karena perjuangannya juga sangat panjang untuk mencapai di sini. Belasan tahun berlatih, sekolah musik, itu sangat sulit," ungkapnya.

Penyanyi 23 tahun itu menyalurkan energinya dan menghabiskan sebagian besar masa remaja untuk mengikuti karantina dan kompetisi musik."Jadi dari kecil itu aku suka banget mengikuti kompetisi namanya Electone Festival," lanjutnya.

Beranjak dewasa, Isyana melanjutkan pendidikan di Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura, untuk jurusan musical performance. Sistem pendidikan yang bagus dengan disiplin tinggi, semakin menguji pribadi Isyana.

Dia harus menyeimbangkan waktunya untuk kompetisi musik, dan deadline tugas. Kadang dia hanya punya waktu tiga hari untuk membuat chamber, dan jika tak selesai tepat waktu, Isyana akan mendapat nilai nol.

Bakat yang terus diasah mengantarkan Isyana meraih juara Grand Prix Asia Pasific Electone Festival sebanyak tiga kali pada 2005, 2008 dan 2011. Selain itu dia juga menerima Grand Prize dari 15 Composer Electone Dunia untuk Yamaha Electone Concours, Tokyo dan juga mewakili Indonesia di ajang Asian In Accapella, Opera in the Park, Singapura.

Bahkan beberapa waktu lalu Isyana ditunjuk sebagai soprano solosit di Pertunjukan musik Opera Clasical Singing di Victoria Concert Hall, Singapura. Di ajang itu Isyana membawakan repertoar Gloria dari Francis Poulenc dan sukses membuat banyak pasang mata terpukau.

Konsistensi Isyana Sarasvati di Musik Tuai Banyak Penghargaan

Tak ayal, gadis cantik ini pantas menyabet penghargaan kategori Album Soul /R&B / Urbn Terbaik. Isyana Sarasvati juga diganjar perhargaan kategori Artis Grup/ Koloborasi Soul/R&B/ Urban Terbaik lewat lagu berjudul "Kau Adalah" featuring Rayi di AMI Awards 2016.

Tak ketinggalan, Wali Kota Bandung turut memberikan apresiasinya kepada Isyana yang juga warga Bandung dalam bentuk Anugerah Kekayaan Intelektual Nasional. Sampai dua penghargaan lainnya ikut melengkapi, yaitu pemenang di kategori Female Singer of the Year dan Album of the Year dari ajang Indonesian Choice Awards (ICA) 2016 kepada Isyana.

Menurut Isyana, kesuksesannya tak lepas dari dukungan keluarga dan juga fans-nya, Isyanation.

"Fans itu menurut aku sih pendengar setia, karena kan di sini profesi aku kan musisi atau penyanyi dan fans itu kan yang mendengarkan karya-karya aku, kalau enggak ada mereka nggak akan ada yang datang ke konser. Jadi ya pendengar setia," ucap pemilik single Mimpi itu.

Oleh karena itu, dia kerap membagikan foto dan video aktivitasnya kepada Isyanation agar jarak makin terasa dekat. Untuk yang segala dokumentasi foto, Isyana mempercayakan kepada OPPO Smartphone. Dia pun ditunjuk sebagai KOL OPPO atau Selfie Expert Member OPPO F1s.

Konsistensi Isyana Sarasvati di Musik Tuai Banyak Penghargaan


"F1s kamera depannya canggih banget dengan resolusi 16MP. Teman-temanku juga tiap foto selalu pinjam OPPO F1s punya aku." tukas Isyana.


(adv/adv)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed