Badingah, Bupati Gunungkidul, mengatakan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul terus meningkat. Kini, jumlahnya mencapai 3 jutaan dalam satu tahun. Padahal, sekitar empat tahun lalu jumlah wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul baru mencapai 500 ribu orang.
Menurut Badingah, jumlah wisawatan ini akan meningkat drastis jika Yogyakarta membuka airport baru di lokasi Kulonprogo. Pembukaan bandar udara baru ini diyakini bisa mendorong jumlah wisatawan karena bertambahnya jumlah penerbangan ke Yogyakarta.
Tak ayal, kini Gunungkidul banyak dilirik oleh sejumlah investor. Aziz Saleh, Kepala Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (KPMPT) Gunungkidul, mengungkapkan pada 2016 sudah ada beberapa investor yang ingin menanamkan investasinya di Gunungkidul yang sebagian besar dari sektor pariwisata.
"Saat ini sudah banyak yang ingin menanamkan iNvestasinya, salah satu terbesar di Pantai Seruni, Sidoarjo, Tepus," kata Aziz seperti dikutip Antara. Ia mengatakan investor memiliki rencana membangun sebuah resor senilai Rp650 miliar.
Rencananya, selain resor juga dibangun sarana olahraga seperti lapangan golf, voli, dan futsal. Namun demikian pihaknya belum bisa menerbitkan perizinan karena sejumlah persyaratan belum terpenuhi. "Beberapa investor melirik untuk membangun resor dengan harapan wisatawan bisa tinggal di Gunungkidul," ucap Aziz.
Pada tahun ini, Kabupaten Gunungkidul menargetkan investasi sebesar Rp850 miliar. Angka tersebut meningkat sekitar 13,3% jika dibandingkan dengan realisasi investasi sepanjang tahun lalu senilai Rp750 miliar.
Untuk itu pihaknya terus berinovasi termasuk memperbaiki tata kelola prosedur, persyaratan, dan mekanisme perizinan yang dinilai banyak pihak terlalu berbelit. "Kami akan urai di mana saja yang memiliki kelemahan. Hal ini salah satu upaya kami untuk meningkatkan pelayanan," ucapnya.
Handojo Mawardi, Direktur PT Sarana Anugrah Pratama, salah satu investor di Gunungkidul mengatakan saat ini sudah banyak investor yang tertarik menanamkan investasinya di daerah tersebut. "Aman sudah mau masuk. Grup Jababeka, BW Plantation, dan Senayan City juga sudah masuk," papar dia.
BCA Senantiasa di Sisi Anda (adv/adv)










































