Deddy Mizwar yang awalnya hanya duduk di satu meja dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan diminta para atlet untuk menyumbangkan sebuah lagu. Sambil tersenyum, Deddy tampaknya tak kuasa menolak permintaan para atlet dan official dari berbagai daerah di Indonesia tersebut.
Deddy Mizwar yang juga dikenal sebagai Jenderal Naga Bonar lewat sebuah film yang dibintanginya pun tampak berbaur dengan puluhan atlet disabilitas dan para official. Sang Jenderal tanpa canggung memenuhi permintaan mayoritas tamu yang hadir dengan membawakan sebuah lagu berjudul "Pelangi di Matamu" dari Jamrud.
Para atlet, official, dan pengurus NPCI yang hadir pun tak sungkan langsung turun melantai menemani Sang Jenderal berjoget. Maklum, lagu "Pelangi di Matamu" yang dibawakannya dilantunkan dengan aroma semi dangdut sehingga para tamu yang awalnya hanya menyaksikan di meja masing-masing, tak ragu naik ke atas panggung untuk berjoget bersama.
"Tiga puluh menit, kita di sini tanpa suara", bait demi bait dilantunkan Deddy Mizwar dengan suara beratnya yang khas. Meski begitu, para atlet disabilitas dan tamu undangan lainnya tampak menikmati lantunan suara Jenderal Naga Bonar.
Syukuran pelepasan Peparnas XV berlangsung dengan suasana keakraban dan keceriaan. Perwakilan kontingen, Ahmad, dari NPCI Bangka Belitung, merasa tersanjung dengan penyelenggaraan Peparnas XV di Jawa Barat ini. "Mulai dari akomodasi, penginapan hotel, transportasi, sampai sarana, dilayani Jawa Barat dengan istimewa. Saya atas nama kontingen memberikan banyak terima kasih," katanya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat dalam sambutannya mengatakan, meskipun para kontingen terkesan dengan penyelenggaraan Peparnas XV di Jawa Barat, namun ia pun menyampaikan permohonan maaf. "Tak ada gading yang tak retak. Kami pun mengucapkan permohonan maaf atas penyelenggaraan Peparnas XV ini bila ada kekurangan dan penyelenggaraan yang kurang sempurna," katanya.
Para kontingen dipersilakan menikmati kota Bandung dan Jawa Barat karena panitia memberi tambahan waktu selama dua hari. "Kontingen yang ingin jalan-jalan, silakan kunjungi tempat-tempat indah di Jawa Barat. Di Selatan ada Ciwideuy dengan sejumlah destinasi wisata, ke utara bisa ke Lembang, Subang. Jika lebih ke selatan lagi bisa ke Pantai Pangandaran, namun perjalanannya cukup jauh. Selain itu, jika mau melihat keajaiban di Jawa Barat, bisa datang ke Ciletuh. Tapi ke sananya perlu waktu panjang. Nanti akan dibenahi lebih baik lagi," Kata Gubernur Jawa Barat ini.
Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Solo, Kliwon, di tempat terpisah menilai perhelatan akbar atlet Peparnas XV/2016 di Jawa Barat sangat luar biasa. Venue pertandingan yang dipakai pada ajang Peparnas kali ini sangat bagus dan berstandar. Selain itu, sarana prasarana serta fasilitas pendukung lainnya memanjakan paralimpian yang hadir ke Tanah Legenda.
Bukan hanya itu, pelayanan yang diberikan juga sudah terbilang high class. Ditambah panitia pertandingan yang professional. Serta dilengkapi liaison officer (LO) yang ramah membuat pelaksanaan Peparnas XV/2016 terasa luar biasa."Pelaksanaan Peparnas 2016 saya rasa sudah high class. Kita bisa lihat venue pertandingan yang bagus, apa yang diberikan PB Pepernas luar biasa. Pelayanan yang memuaskan, panitia juga disiplin,dan LO yang ramah. Sesuai dengan janji tuan rumah,"ujarnya. (adv/adv)











































