Pelantikan pengurus DPD tingkat I Kalimantan Timur pada hari Minggu (9/10) itu dilakukan oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.
"Ini pelantikan unik sekali, melantik pengurus di pinggir pantai baru pertama kali dilakukan oleh Golkar Kalimantan, idenya Bu Rita Widyasari ini hebat, kader berbaur dengan rakyat dan nelayan di Pantai Manggar. Saya melihat dan merasakan rakyat bersuka cita sambil berenang menikmati Pantai Manggar ini. Inilah bukti bahwa Suara Golkar Suara Rakyat. "Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bu Rita yang sudah menyelenggarakan acara pelantikan ini" demikian Setnov, panggilan Ketua Umum Partai Golkar, dalam sambutannya.
Tak berbeda dengan di daerah-daerah yang telah ia kunjungi sebelumnya, dalam acara yang juga dihadiri ratusan kader AMPG, SOKSI, KOSGORO, MKGR, KNPI, AMPI dan KPPG ini Novanto juga kembali menegaskan sikap Golkar untuk mendukung pemerintahan Jokowi. "Saya menginstruksikan kepada seluruh kader Golkar dan organisasi sayap Golkar untuk mendukung dan memenangkan kembali Bapak Jokowi pada pemilu 2019 mendatang," tegas Novanto.
Sementra dalam sambutannya, Rita Widyasari, Ketua terpilih DPD Golkar Kalimantan Timur, yang juga Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) mengatakan, "Semoga Golkar di Kaltim membawa keberkahan buat warganya. Dan semoga Golkar mewarnai perpolitikan secara dominan di Kaltim."
"Saya ingin membangun Golkar yang solid, dan bekerja untuk membangun kejayaan partai Golkar bersama dengan rakyat di Kaltim".
Turut hadir dalam acara ini Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Wagub Kaltim Mukmin Faisyal, Kapolda Kaltim Irjen Polisi Safaruddin.
Sementara Setya Novanto didampingi istri Deisti Novanto, Ketua Harian Nurdin Halid, Korbid Kesra Roem Kono, Korbid Pemenangan Pemilu Indonesia II Ahmad Hidayat Mus, Kabid Organisasi dan Keanggotaan Freddy Latumahina, Ketua Umum PP AMPG Fadh Arafiq
Provinsi Kalimantan Timur merupakan provinsi ke-30 yang dikunjungi Novanto. Dalam acara ini juga berlangsung pelantikan Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Provinsi Kaltim dan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada kelompok tani dan nelayan di Provinsi Kaltim. (sfq/sfq)











































