2 Oktober 2016 - BRI berkolaborasi dengan Tech in Asia, Sinar Mas Land, dan IBM Indonesia dalam menggelar event hackathon yang bertajuk BRI Digital Challenge: "Innovate to Empower Indonesia", sebuah ajang adu kreativitas teknologi dengan mengundang para pelaku startup dan pengembang teknologi informasi (IT) atau developer yang menjadi finalis guna menciptakan aplikasi yang memudahkan masyarakat, khususnya para UMKM, untuk mendapatkan layanan keuangan.
Kolaborasi event hackathon ini didasarkan oleh visi yang sama, yaitu untuk menciptakan pengusaha-pengusaha yang memanfaatkan teknologi digital untuk berperan dalam memajukan perekonomian bangsa dengan menawarkan solusi-solusi digital. Dalam hal ini, BRI melihat Tech in Asia merupakan komunitas online yang menghubungkan ekosistem startup se-Asia, khususnya Indonesia. Sedangkan, Sinar Mas Land sedang melakukan pengembangan kota BSD menuju integrated smart digital city, serta IBM Indonesia memiliki platform Bluemix (digital innovation platform) yang dapat mendukung serta memudahkan para startup atau developer berkreasi dalam pembuatan aplikasi mereka.
Kegiatan BRI Digital Challenge dilatarbelakangi oleh munculnya begitu banyak ekosistem perusahaan startup di Indonesia. Namun keberadaannya sendiri masih dinilai belum optimal dalam memanfaatkan teknologi modern yang ada, terutama karena masalah keterbatasan infrastuktur serta penyebaran pemanfaatan teknologi yang tidak seimbang antar sektor bisnis. Dengan teknologi yang ada, seharusnya para startup mampu mengoptimalkan peningkatan kualitas pengambilan keputusan melalui pemanfataan data (big data), meningkatkan customer experience, dan menciptakan bisnis model baru dengan mengoptimalkan value chain (rantai nilai) untuk mencapai tingkat efisiensi yang signifikan.Peluang ini seharusnya menjadi kesempatan yang baik bagi Indonesia, sebagai bangsa besar yang didominasi oleh generasi milenial.Presiden Jokowi sendiri telah mencanangkan menciptakan 1.000 startup digital sampai dengan tahun 2020. Dengan hal itu akan menjadikan pondasi yang kuat dalam mewujudkan visi Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai Ekonomi Digital Terbesar di ASEAN.
Sebanyak 792 ide disampaikan oleh lebih dari 1.500 developer. Para peserta tersebut tidak saja datang dari berbagai wilayah Indonesia, bahkan tercatat dari berbagai negara dimana peserta terjauh berasal dari Amerika Serikat. Semua ide yang masuk telah melalui semua proses penyaringan. Pada tanggal 15 Oktober 2016, BRI mengumumkan 121 ide dari 357 developer yang lolos untuk mengikuti acara puncak atau Hackathon Day yang diselenggarakan pada tanggal 30 September hingga 1 Oktober 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Jumlah ide ini disesuaikan dengan usia BRI yang akan menginjak 121 tahun pada tanggal 16 Desember 2016 mendatang. Para finalis BRI Digital Challenge akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 295 juta. (adv/adv)











































