Salah satu pemainnya adalah Traveloka. Kepercayaan masyarakat memesan tiket pesawat dan hotel melalui situs tersebut tak datang begitu saja. Ada upaya keras dan keuletan pendirinya, Ferry Unardi. Pria kelahiran Padang 16 Januari 1988 itu berhasil membawa Traveloka menjadi situs pencarian tiket pesawat nomor satu di Indonesia.
"Salah satu kampanye kami adalah memperkenalkan harga jujur," katanya. Harus diakui, Traveloka memang pelopor perusahaan yang menampilkan harga akhir, tanpa tambahan biaya pada hasil pencarian awal.
Melalui kampanye tersebut dan ditambah beragam promosi menarik, konsumen pun menjadi loyal. Tak heran, bila dalam waktu yang relatif singkat, Traveloka bisa dikenal dan dipercaya konsumen. Bagi Ferry, kepuasan konsumen adalah hal yang harus selalu dijaga dan ditingkatkan.
Salah satu caranya, dengan komitmen membantu segala kebutuhan konsumen selama 24 jam. Tiap pertanyaan yang masuk ke customer service akan menjadi masukan bagi manajemen guna meningkatkan produk dan layanan.
"Melalui layanan-layanan prima tersebut, kami mendapat kepercayaan konsumen. Sehingga, tanpa disadari akan memicu word of mouth di masyarakat," kata Ferry.
Ide pendirian Traveloka sendiri muncul dari pengalaman pribadi Ferry. Sekitar lima tahun lalu, untuk mencari tiket pesawat bisa dibilang cukup sulit. Ferry yang sedang bekerja di luar negeri ingin pulang ke Padang.
"Untuk mendapat tiket pesawat yang sesuai anggaran, saya harus membuka beberapa situs untuk membandingkan harga," kenangnya. Dari pengalaman tersebut, ia yakin banyak orang mengalami kesulitan serupa dalam mencari tiket pesawat.
Akhirnya, bersama dua rekan lain, Ferry memutuskan pulang ke Indonesia dan membangun Traveloka, platform daring pencarian tiket pesawat yang membandingkan ragam maskapai di satu tempat. Demikian, konsumen tak perlu repot membuka beberapa situs maskapai untuk mendapat tiket pesawat murah.
Pada 2012, Traveloka pun lahir dari tabungan pribadi hasil bekerja di luar negeri. Demi meningkatkan pertumbuhan bisnis, beberapa bulan kemudian Traveloka berhasil menggandeng East Venture. Selang setahun, Traveloka mendapat pendanaan seri A dari Global Founder Capital yang pernah berinvestasi pada Facebook dan LinkedIn.
Berlanjut ke bagian kedua.
BCA Senantiasa di Sisi Anda (adv/adv)











































