Memang tidak seperti negara-negara maju lainnya, pemain Indonesia belum sempurna didukung oleh teknologi tinggi yang dapat menunjang performa mereka. Jika memperhatikan negara dengan sepakbola maju, mereka setidaknya memperhatikan mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki pemainnya, misalnya sepatu dan seragam mereka.
Model-model sepatu bola mereka tidak hanya keren tetapi juga berteknologi tinggi. Inovasi sepatu bola tak hanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar dan populer seperti Adidas, Puma, dan Nike. Perusahaan dengan skala lebih kecil juga mengembangkan teknologi masing-masing.
Contohnya Nike yang memiliki fitur unggulan lain seperti di seri Mercurial SL dan Mercurial Vapor SuperFly. Mercurial yang pertama diklaim memiliki bobot paling ringan, hanya 190 gram. Bobot ini dicapai berkat penggunaan bahan serat karbon, di mana membuat sepatu menjadi kuat dan fleksibel.
Untuk baju bola, kita bisa mencontek baju bola terbaru yang banyak dipakai di Olimpiade Rio. Para produsen jersey bola berlomba-lomba mendesain dan merancang seragam yang bisa membantu para pemain menghadapi tantangan iklim di Brasil, yang tentunya juga akan meningkatkan performa.
Adidas punya teknologi Adizero dan Climacool. Adizero lebih dulu digunakan pabrikan Jerman itu pada barisan sepatunya untuk menekan massa. Teknologi ini memastikan seragam dibuat seringan mungkin dengan menggunakan lapisan super tipis.Selanjutnya teknologi Climacool yang menjamin para pemain tetap dalam kondisi sejuk.
Jersey dan sepatu olahraga yang serupa dengan pemain dunia sebenarnya makin mudah didapatkan. Informasi mengenai baju bola dan sepatu bisa Anda lihat juga di Tokopedia. Sepatu dan baju bola berteknologi ini sebenarnya bukan lagi impian namun penantian yang menunggu realisasi. (adv/adv)










































