Obligasi Terbitan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Oversubscribed hingga 2.5 Kali

Obligasi Terbitan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Oversubscribed hingga 2.5 Kali

Advertorial - detikNews
Kamis, 15 Sep 2016 00:00 WIB
Obligasi Terbitan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Oversubscribed hingga 2.5 Kali
Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Perseroan) telah menggelar due diligence meeting dan public expose pada Kamis, 25 Agustus 2016 lalu. Tentu saja, hal ini mendapatkan respon yang sangat baik dari investor. Kini, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Perseroan) berencana untuk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Jaya Ancol Tahap I Tahun 2016 senilai Rp 300 Milyar. Nantinya, Sebesar 60% dana hasil penerbitan Obligasi akan digunakan untuk mengembangkan kegiatan usaha dalam bidang rekreasi. Sementara 40% sisanya, akan digunakan untuk pengembangan bisnis properti.

"Respon masyarakat sangat menggembirakan, dapat dilihat dari jumlah emisi yang ditargetkan sebesar Rp300 milyar, total demand yang diperoleh mencapai Rp805 milyar, artinya demand investor mengalami oversubscribed sebesar kurang lebih 2,5 kali. Dengan demand yang sangat menggembirakan ini, Perseroan menetapkan kupon sebesar 8.1% untuk 3 tahun dan sebesar 8.2% untuk 5 tahun," ujar C. Paul Tehusijarana, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Penerbitan Obligasi merupakan salah satu strategi Perseroan untuk mendapatkan dana tambahan guna mengembangkan bisnis lebih besar lagi. Hal tersebut telah dipaparkan dalam due diligence meeting dan public expose Perseroan. Kini, Perseroan telah mengelola kawasan rekreasi dan properti Ancol Taman Impian. Perseroan juga telah menyiapkan rencana strategis untuk pengembangan bisnis rekreasi pada tahun 2015 – 2023. Rencana strategis itu, di antaranya pengembangan kawasan rekreasi baru di lahan reklamasi, Pulau K.

Menariknya, Obligasi ini mendapatkan peringkat AA-(double A minus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Dalam memasarkan Obligasi, Perseroan telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT Indo Premier Securities selaku Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

Ada ketentuan yang harus diikuti untuk membayar bunga Obligasi. Nantinya, bunga Obligasi dibayarkan setiap tiga bulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga. Berdasarkan jadwal yang telah ditentukan, pembayaran Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 29 Desember 2016.

Sementara itu, pembayaran bunga Obligasi terakhir dan tanggal jatuh tempo masing-masing obligasi adalah pada tanggal 29 Desember 2019 untuk Obligasi seri A (3 tahun). Sedangkan, untuk Obligasi seri B (5 tahun) jatuh tempo pada tanggal 29 September 2021.

Diperkirakan, Perseroan akan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pernyataan tersebut akan dikeluarkan pada tanggal 20 September 2016. Perseroan juga akan menjalankan masa penawaran umum pada tanggal 22 hingga 26 September 2016. Sementara untuk Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) rencananya akan dilakukan pada tanggal 30 September 2016. (adv/adv)
Berita Terkait