Solusi Investasi Dana Tax Amnesty Dari BCA

Solusi Investasi Dana Tax Amnesty Dari BCA

Advertorial - detikNews
Senin, 29 Agu 2016 00:00 WIB
Solusi Investasi Dana Tax Amnesty Dari BCA
Jakarta - BCA menjual produk obligasi negara yang memiliki risiko minim karena mendapatkan jaminan dari pemerintah.

Kementerian Keuangan telah mengatur penempatan dana repatriasi pada program pengampunan pajak atau tax amnesty.Dana repatriasi tersebut boleh diinvestasikan pada berbagai sektor, baik sektor keuangan maupun sektor riil.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 119/PMK.08/2016 Tentang Tata Cara Pengalihan Harta Wajib Pajak ke Dalam Wilayah NKRI dan Penempatan pada Instrumen Investasi di Pasar Keuangan Dalam Rangka Pengampunan Pajak, ada beberapa instrumen investasi yang dibolehkan antara lain deposito, tabungan, giro, obligasi dan reksa dana.

Penempatan pada instrumen investasi tersebut dilakukan melalui gateway (pintu masuk) yang ditetapkan Menteri Keuangan. Ada tiga gateway yang ditetapkan Menteri Keuangan menurut pasal 8 PMK Nomor 119 Tahun 2016, yaitu bank persepsi kategori BUKU 3 dan 4, manajer investasi, dan perantara perdagangan efek.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA), sebagai bank persepsi yang ditunjuk pemerintah telah menyiapkan berbagai solusi investasi bagi Anda yang melakukan repatriasi. Ada beberapa instrumen investasi yang disiapkan BCA selain produk perbankan seperti deposito, tabungan, dan giro.

1. Reksa Dana

Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat, untuk selanjutnya diinvestasikan oleh Manajer Investasi dalam portofolio efek. Masyarakat dapat memperoleh keuntungan dari kenaikan nilai investasi seiring dengan berjalannya waktu periode investasi.

Sabahat Prioritas akan mendapatkan banyak manfaat dalam berinvestasi reksa dana antara lain, dana tersebut dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi yang berpengalaman, dana tersebut didiversifikasi pada berbagai jenis efek sehingga memperkecil risiko investasi, mendapatkan potensi pertumbuhan nilai investasi, transparan, mudah dibeli dan dijual.

Namun, berinvestasi juga tetap memiliki risiko. Risiko berinvestasi di reksa dana antara lain risiko berkurangnya nilai unit penyertaan, risiko kredit, risiko nilai tukar mata uang asing, risiko perubahan politik dan ekonomi, risiko likuiditas, serta risiko peraturan dan perpajakan.

Anda bisa memilih produk reksa dana yang dijual lewat BCA. Hingga saat ini, ada 18 produk reksa dana yang dijual antara lain Danareksa Gebyar Dana Likuid, Schroder Dana Likuid, Ashmore Dana Ekuitas Nusantara, Batavia Dana Saham, Panin Gebyar Indonesia II. Produk-produk tersebut hasil besutan 5 Manajer Investasi yang telah bekerja sama dengan BCA, PT Ashmore Asset Management Indonesia, PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen, PT Danareksa Investment Management, PT Panin Asset Management, dan PT Schroder Innvestment Management Indonesia.

Informasi mengenai Reksa Dana dapat diakses disini.

2.
Obligasi

Obligasi adalah surat tanda bukti utang yang dikeluarkan oleh perusahaan kepada pemegangnya dengan imbalan bunga sejumlah tertentu. Dalam setiap obligasi tertera nilai nominal obligasi serta tingkat bunga obligasi.

Anda bisa memilih dua obligasi pemerintah yang dijual lewat BCA, yakni obligasi konvensional dan obligasi syariah. Obligasi konvensional milik pemerintah yang dijual BCA adalah Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), Obligasdi Fixed Rate (FR), Obligasi Negara Valas. Sedangkan obligasi syariah yang dijual adalah Sukuk Negara Ritel (SR), Sukuk Tabungan (ST), Project Based Sukuk (PBS), dan Obligasi Negara Valas.

Anda bisa menikmati beragam keuntungan berinvestasi di obligasi jika membeli di BCA antara lain cash back untuk nominal tertentu, bebas biaya transfer kupon per bulan, bebas biaya penyimpanan efek, serta dapat dijadikan jaminan kredit lokal, installment loan, time revolving loan, dan personal loan.

Informasi mengenai obligasi dapat diakses disini.

BCA Senantiasa di Sisi Anda

(adv/adv)

Berita Terkait