Meningkatkan Akses Pendidikan Berkualitas Melalui Program Pembiayaan Lunak Pendidikan

Advertorial - detikNews
Minggu, 17 Jul 2016 00:00 WIB
Foto: adv
Jakarta -

Di tengah era globalisasi ini, kita membutuhkan pemimpin yang bisa membawa Indonesia menjadi negara yang maju. Untuk menjadikan seseorang sebagai pemimpin, tentunya dibutuhkan kemampuan yang mumpuni dan hal tersebut bisa diraih dengan pendidikan yang tepat. Pemimpin yang berkaliber tinggi bisa menciptakan sebuah transformasi sosial dan pembangunan ekonomi untuk Indonesia.

Bertekad mewujudkan visinya dalam menciptakan pemimpin masa depan yang berkaliber tinggi, Putera Sampoerna mengupayakan peningkatan akses terhadap pendidikan yang berkualitas di Indonesia dengan membangun sebuah ekosistem pendidikan terintegrasi. Putera Sampoerna menaungi institusi pendidikan seperti Sampoerna Academy, Sampoerna Academy Boarding School (SABS) dan Sampoerna University.

Namun, upaya tersebut masih dihadapkan lagi pada kenyataan bahwa masih banyak generasi muda yang tidak memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan berkualitas dikarenakan kendala biaya pendidikan yang tinggi. Untuk itu, Putera Sampoerna Foundation melalui salah satu afiliasinya Koperasi Jasa Siswa Bangsa (KJSB), menyediakan akses bagi siswa-siswi Indonesia berprestasi dari seluruh Indonesia untuk dapat memperoleh pendidikan yang lebih tinggi melalui Program Pembiayaan Lunak Pendidikan. Sebuah program yang telah diperkenalkan sejak tahun 2012 silam.

Program ini merupakan sebuah bantuan biaya pendidikan berbentuk pinjaman tanpa agunan yang bertujuan untuk membantu siswa/siswi menempuh pendidikan setingkat SMA di Sampoerna Academy Boarding School dan dilanjutkan sampai pendidikan tingkat tinggi di universitas.

Memang tidak semua orang dapat berpartisipasi, hanya mereka yang terbukti berprestasi dapat meraih kesempatan ini setelah melewati proses tes wawancara, maupun tes tulis. Kriteria peserta, peraturan serta tahapan program tertera secara jelas dalam sebuah perjanjian yang awalnya disosialisasikan kepada siswa dan guru di berbagai sekolah di Indonesia. Baik siswa/siswi, guru dan orang tua juga dapat mengetahui secara detail apa saja yang menjadi persyaratan dalam Program Pembiayaan Lunak Pendidikan.

Salah satu poin yang turut diinformasikan dan penting untuk dipahami siswa/siswi serta orang tua mereka adalah adanya pemberlakuan sistem kontribusi kembali. Sistem ini mengharuskan siswa/siswi peserta program yang telah memiliki pekerjaan mapan, setelah sebelumnya menempuh pendidikan menengah di Sampoerna Academy Boarding School dan lulus dari bangku kuliah, untuk mengembalikan bantuan biaya pendidikan yang diperolehnya semasa pendidikan dengan sistem mencicil.

Bagi Putera Sampoerna Foudation, penerapan sistem ini ditujukan untuk memastikan bahwa program tersebut dapat berjalan berkesinambungan dan memberi manfaat kepada lebih banyak generasi muda Indonesia di masa depan. Dana yang terkumpul dari bentuk kontribusi kembali para siswa/siswi yang telah menempuh dunia kerja, diharapkan dapat membantu siswa/siswi berprestasi yang juga menemui kendala biaya saat memasuki pendidikan menengah atas.

Meski program pembiayaan semacam ini belum umum di Indonesia, namun program serupa dapat ditemui di banyak neg,ara maju dan telah memberikan dukungan kepada kehidupan masyarakat secara luas. Maka dari it untuk mendukung pengembangan program, Putera Sampoerna Foundation juga kian menyempurnakan kriteria penerima program.

Kini, setelah berjalan selama 4 tahun, Program Pembiayaan Lunak Pendidikan mulai mencetak calon-calon pemimpin masa depan yang membanggakan. Kebanyakan dari mereka adalah peserta program yang telah menempuh pendidikan di universitas ternama di Indonesia maupun di Amerika Serikat dengan prestasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Cerita mengenai para penerima Program Pembiayaan Lunak Pendidikan dan detail informasi lebih lanjut dapat dilihat di http://boarding.sampoernaacademy.sch.id.



(adv/adv)