Melalui integrasi ruas tol ini, pengguna tol hanya akan melakukan pembayaran di gerbang tol tujuan sehingga memudahkan sekaligus meningkatkan efektifitas transaksi pembayaran tol dibandingkan sebelumnya, dimana pengguna tol diharuskan melakukan pembayaran di Gerbang Tol Cikopo, Gerbang Tol Plumbon, Gerbang Tol Ciperna, dan Gerbang Tol Mertapada.
Sistem pembayaran dengan uang elektronik, saat ini telah terimplementasi di diseluruh ruas tol yaitu ruas cluster 1 yang meliputi Jakarta – Cikampek, Cikampek – Palimanan, Cikampek – Purwakarta – Padalarang, dan Padalarang – Cileunyi, transaksi pembayarannya dapat menggunakan uang elektronik dari Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BCA. Sementara itu, untuk cluster 2 yang meliputi Palimanan – Kanci, Kanci – Pejagan, dan Pejagan – Brebes, transaksinya dapat menggunakan uang elektronik Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.
Ruas tol Pejagan – Pemalang seksi I dan II (Pejagan – Brebes Timur) secara resmi mulai dioperasikan pada 16 Juni lalu. Peresmian tersebut bersamaan dengan integrasi jalan tol ruas Jakarta - Cikampek, Cipularang, Padaleunyi, dan Cipali.
Di ruas Pejagan Brebes, pembayaran sudah bisa dilakukan menggunakan uang elektronik Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN. Sedangkan di ruas Cipali, sistem pembayaran bisa menggunakan uang elektronik Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN dan BCA.
Pada periode 3-10 Juli 2016, dengan bertransaksi menggunakan uang elektronik di seluruh ruas tol yang telah bekerjasama dengan Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN, pengguna jalan tol bisa mendapatkan diskon menarik sebesar 20%.
Tak hanya itu, Di beberapa titik penjualan, telah disediakan gratis biaya kartu uang elektronik bagi 500 orang pertama. Titik penjualan tersebut diantaranya berada di Gerbang Tol Cikarang Utama, Gerbang Tol Padaleunyi Bandung, Gerbang Tol Brebes Timur, Gerbang Tol Cileunyi, dan Gerbang Tol Tertentu. (adv/adv)











































