Banyak Pembangunan, Jakarta Tambah Macet, Bagaimana Solusinya?

Banyak Pembangunan, Jakarta Tambah Macet, Bagaimana Solusinya?

Advertorial - detikNews
Kamis, 09 Jun 2016 00:00 WIB
Banyak Pembangunan, Jakarta Tambah Macet, Bagaimana Solusinya?
Jakarta - Saat ini Jakarta terus berbenah untuk mengimbangi pesatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebagai ibu kota dan pusat ekonomi, tentunya Jakarta harus jadi yang paling terdepan terutama dari sisi infrastruktur. Untuk level kota metropolitan seperti Jakarta kebutuhan akan infrastruktur jalan dan transportasi yang mumpuni memang sudah urgent.

Misalnya, dari Lebak Bulus sampai Bundaran HI ada proyek pembangunan MRT. Sementara di Semanggi, ada pembangunan simpang baru. Berbagai pembangunan di jalan protokol ini memiliki beberapa dampak. Jika sudah jadi nantinya, tentu bisa membuat pengguna jalan lebih nyaman.

Tapi di masa-masa pembangunan seperti sekarang, tentu saja efeknya adalah macet. Ditambah dengan jumlah kendaraan yang semakin banyak, kemacetan panjang tidak dapat dihindarkan.

Waktu tempuh di jam pulang kantor semakin panjang. Padahal di Jakarta, Sabtu dan Minggu yang notabene bukan hari kerja pun sekarang tetap terjadi kemacetan. Bagi pemilik kendaraan roda empat, ini jadi dilema. Di satu sisi, naik mobil pribadi memang lebih nyaman.

Apa lagi jika rumah Anda tidak atau jarang dilalui angkutan umum. Dari segi keamanan, naik kendaraan pribadi juga masih jadi pilihan utama masyarakat Jakarta. Jadi kemacetan tidak bisa Anda hindari. Maka dari itu, Anda harus siap dengan kondisi seperti ini.

Satu hal lagi yang penting, mobil Anda pun harus siap menghadapi beban seperti ini setiap harinya. Jadi bukan hanya Anda yang stres, tapi mesin mobil juga bisa ikut stres. Kenapa?

Saat macet, Anda harus menginjak pedal gas dan rem berkali-kali. Bahkan diperkirakan dalam setahun Anda bisa melakukan stop start atau behenti-jalan hingga 18.000 kali! Kondisi seperti ini membebani kinerja mesin mobil dan membuatnya akan lebih cepat aus, jika tidak dirawat dengan benar.

Untungnya, sekarang sudah ada oli yang diciptakan khusus untuk bekerja dalam kondisi seperti itu yakni Castrol MAGNATEC STOP – START. Oli ini memiliki molekul pintar yang mengikat, melekat di mesin mobil dan memiliki self-healing layer. Apa manfaatnya?

Molekul pintar dengan self-healing layer ini selalu siap melindungi mesin dalam setiap momen kritis yang bisa terjadi saat Anda berkendara di kemacetan. Dalam kondisi stop start, molekul pintar yang rusak karena tertekan bisa dengan cepat berubah kembali ke bentuk semula.

Dengan Castrol MAGNATEC STOP – START, mesin mobil tidak stres dalam menjalani perjalanannya sehari-hari. Agar mesin lebih awet dan mampu menghasilkan performa terbaiknya, pastikan saat sesi penggantian oli berikutnya Anda menggunakan Castrol MAGNATEC STOP – START.

Oli ini juga sudah sesuai dengan spesifikasi mesin mobil zaman sekarang yang membutuhkan oli full synthetic. Sangat cocok untuk mobil-mobil LCGC (Low Cost Green Car).

Tunggu apa lagi? Langsung saja ganti oli Anda dengan Castrol MAGNATEC STOP - START. Apa lagi menjelang Lebaran ada promo menarik "Beli 3 Liter Gratis 1 Liter" di bengkel Castrol Auto Service.

Kunjungi website Castrol Indonesia di www.castrol.com/id/promo untuk informasi lebih lanjut.

Castrol MAGNATEC STOP – START, Melindungi Sejak Mesin Dihidupkan dan Setiap Kali Mesin Dihidupkan (adv/adv)
Berita Terkait