Peluang Menguntungkan Dekat JL. TB Simatupang

Peluang Menguntungkan Dekat JL. TB Simatupang

adv - detikNews
Kamis, 21 Apr 2016 00:00 WIB
Peluang Menguntungkan Dekat JL. TB Simatupang
Jakarta - Rencana pemerintah Indonesia untuk mempercepat akses infrastruktur membuat pertumbuhan nilai properti di Jakarta cukup tinggi dibandingkan beberapa kota lain. Sampai saat ini, Jakarta masih menjadi tujuan investasi utama untuk proyek hunian dan mulai merambah ke Jakarta Timur. Tidak lagi hanya berpusat di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, maupun Jakarta Utara.

Tommy H Bastamy selaku Direktur Coldwell Banker Commercial dalam risetnya menemukan, bahwa Jakarta Timur adalah wilayah di Jakarta yang saat ini berkembang pesat. Pertumbuhan properti di Jakarta Timur dalam 5 tahun terakhir, yakni dari tahun 2010 hingga 2015, memiliki presentase pertumbuhan sebesar 3,6% untuk pusat belanja dan 15,6% untuk apartemen setiap tahunnya.

Pertumbuhan hunian vertikal (apartemen) di Jakarta Timur mengalami pertumbuhan lebih cepat dibanding sektor komersil. Hal ini karena beberapa faktor, seperti kebijakan pembangunan di Barat dan Timur, tingginya pertumbuhan penduduk dan peningkatan infrastruktur yang menjadi lebih baik dan mudah.

Kini segmen kalangan muda menengah di Indonesia dengan kemampuan daya beli hunian seharga 300 juta hingga 1 milyar rupiah mengalami peningkatan dua kali lipat sejak 2010. Namun, data riset menunjukan bahwa kalangan muda masih kurangnya kesadaran berinvestasi. Baru 53,2% yang memiliki investasi. Instrumen investasi yang dipilih pun paling banyak adalah emas (52,3%) dan deposito (37,4%). Sedangkan yang berinvestasi di properti baru 26,5%.

Sebaiknya kalangan muda menengah di ibukota dengan penghasilan yang mencukupi dapat menjadi pribadi sadar investasi. Daripada menjadi pribadi dengan gaya hidup konsumtif, seperti travelling dengan biaya tinggi dan membeli mobil atau gadget paling canggih yang harga yang dipastikan turun setiap tahunnya karena depresiasi. Sangat lebih bijak jika kalangan muda mulai menentukan pilihan untuk membeli hunian seperti apartemen sebagai produk investasi.

Hasil riset JAKPAT! sebuah open survey platform, dan diolah oleh Market Research Synthesis Development menunjukan, 94,9% pekerja muda kelas menengah-atas sudah menganggap memiliki hunian lebih penting dibandingkan memiliki kendaraan bagus. Namun faktanya, sebesar 47,8% responden masih menumpang tinggal dengan orangtua, 26,8% masih sewa atau kontrak dan hanya 25,3% yang sudah memiliki hunian rumah atau apartemen sendiri.

Lalu, dari segi pengeluaran justru lebih banyak yang memiliki cicilan pinjaman bersifat konsumsi pembelian barang (54,1%) dengan dana berasal dari bank, orang tua, atau kartu kredit dan kredit kendaraan bermotor (38,2%) diluar pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari. Sedangkan hanya 24,8% yang memiliki cicilan kredit rumah atau apartemen.

"Melihat data yang ada, Synthesis Development akan mengembangkan superblok terbaru di Jakarta Timur. Dengan mengusung konsep Better City Better Life, proyek ini diharapkan mengakomodir impian dan keinginan kalangan muda untuk mulai berinvetasi properti. Proyek dengan luas area 7 hektar ini terletak 1.8 km dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) – Jl. TB Simatupang, 3.5 km dari rencana pembangunan Stasiun Light Rail Transit  (LRT) Kampung Rambutan, 3.8 km dari Gerbang Tol Jagorawi, dan akses langsung ke Bandara Halim Perdana Kusuma." papar Asnedi Sales and Marketing Manager Synthesis Development kepada Detik.com.

Asnedi menginformasikan "Superblok ini sudah mulai pengambilan Nomor Urut Pemesanan (NUP) sejak 1 April 2016. Kami ingin memberikan produk hunian dengan harga terjangkau, yang dilengkapi pusat belanja dan beragam fasilitas di satu tempat, serta akses strategis. Kini superblok di tengah kota dengan harga 10 jutaan rupiah /m2 sulit ditemukan. Synthesis Development ingin berperan memenuhi kebutuhan hunian terbaik untuk masyarakat urban dengan gaya hidup aktif dinamis." tukas Asnedi.

Sejak mulai dibuka NUP, Tower 1 dan Tower 2 sudah habis dipesan. Saat ini dibuka NUP untuk Tower 3, dengan harga mulai Rp 245 juta (di luar PPN) dan Synthesis Development memberikan promo sistem pembayaran cash yang dapat diangsur 12 kali secara flat. Ada juga promo menarik seperti cara pembayaran kontan bertahap. Dengan sistem NUP di masa promo, pembayaran bisa dibayar 36x tanpa bunga, dan special discount dengan kuota terbatas.

Superblok dengan konsep Better City Better Life, dimana area hunian lengkap dengan 2 konsep fasilitas yang dibagi menjadi Unique Thematic Park dan Amenities. Unique Thematic Park terdiri dari area spice garden, herbal garden, tropical garden, area barbeque, 1 km jogging track, kids pool, thematic pool, fountain plaza. Amenities melingkupi restoran, coffee shop, fitness center, sauna, access control, ATM Center, sistem keamanan 24 jam, juga lengkap dengan pusat perbelanjaan terbesar dan modern di area tersebut.

"Synthesis Development berkomitmen ingin memberikan dan mengedepankan standar yang baik. Informasi lengkap proyek mixed use terbaru dari Synthesis Development silakan mengunjungi www.pusakaprajawangsa.id atau menghubungi no telepon: 021 2246 8800 dan 021 2952 8800. Calon pembeli juga bisa mengunjungi kantor marketing di Mall @ Bassura City Jl. Basuki Rahmat No.1A Jakarta Timur 13410 dan Kalibata City Apartment, Lantai Dasar – Tower F Jl. Kalibata Raya No.1 Jakarta Selatan 12750. Bagi kalangan muda yang ingin mulai investasi properti, tim kami siap menjadi konsultan terbaik." ujar Asnedi. (adv/adv)

Berita Terkait