Marak Penipuan Jual Beli Mobil Bekas via Media Online, Awas Rugi Ratusan Juta

Marak Penipuan Jual Beli Mobil Bekas via Media Online, Awas Rugi Ratusan Juta

Advertorial - detikNews
Minggu, 28 Feb 2016 00:00 WIB
Marak Penipuan Jual Beli Mobil Bekas via Media Online, Awas Rugi Ratusan Juta
Foto: advertorial
Jakarta - Jual beli mobil secara online berkembang semakin pesat, membuat persaingan antara penjual pun semakin ketat. Melalui channel online, pembeli pun lebih banyak mendapatkan pilihan mobil yang diinginkan. Sayangnya,  kemudahan dalam mencari dan mendapatkan informasi mengenai jual beli mobil secara online belum diimbangi dengan keamanan. Baik dari sisi sistem pembayaran, kejelasan akan mobil yang diperjualbelikan serta kredibilitas pihak penjual dan pembelinya.

Hal yang sering menjadi objek kecurangan pada jual beli mobil bekas adalah pemalsuan dokumen kendaraan. Misalnya seperti BPKB (Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Pedagang nakal juga tidak segan menipu dengan membuat kloning agen penjualan. Tanpa ada stok mobil yang tersedia, pedagang nakal mempromosikan sejumlah mobil. Selanjutnya, oknum langsung meminta transfer sejumlah uang kepada konsumen.

Beberapa waktu lalu pihak berwajib membongkar kasus penipuan di situs jual beli online, seperti dilansir detikcom dalam artikel 'Tipu-tipu via Online Shop' dan 'Omset Kelompok Sidrap Capai Rp 10 M'. Artikel tersebut bertutur mengenai lima orang sindikat penipuan kelompok asal Sidrap, Sulawesi Selatan ditangkap Tim Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Mereka telah berhasil mendapatkan omset hingga Rp 10,1 miliar selama setahun beraksi tipu-tipu.

Modus operandi penipuan perdagangan online susah dideteksi secara kasat mata. Pembeli harus lebih teliti memilih  tempat di mana membeli mobil. Apalagi jika yang dibeli adalah mobil bekas. Awalnya berniat mendapatkan mobil bekas berkualitas dengan harga yang sesuai, tapi jika tidak teliti pembeli malah bisa mengalami kerugian.

Dalam jual beli melalui media online kita tidak pernah tahu siapa penjual dan siapa pembeli. Apakah mereka penipu atau pelaku kriminal. Kita juga tidak tahu apakah mobil bekas yang dijual berdokumen asli atau tidak. Mobil bukanlah barang yang mudah dipindahtangankan. Bukan hanya wujud fisik kendaraan, wujud fisik dokumen dan riwayat penggunaan adalah penting.

Untuk mendapatkan mobil bekas berkualitas, baik komponen kendaraan maupun dokumen, sangat penting untuk memilih showroom yang memiliki kredibilitas baik dan pastikan showroom memberikan garansi pada mobil yang dijualnya. Jika ingin terhindar dari aksi tipu-tipu saat jual beli mobil bekas secara online, pilih situs jual beli yang terpercaya. Seperti mobil88. Membeli mobil bekas rasanya senyaman membeli mobil baru.  (adv/adv)

Berita Terkait