Imlek 2016 di Semarang Terasa Lengkap dengan Adanya Promo Ini

Imlek 2016 di Semarang Terasa Lengkap dengan Adanya Promo Ini

Advertorial - detikNews
Kamis, 04 Feb 2016 00:00 WIB
Imlek 2016 di Semarang Terasa Lengkap dengan Adanya Promo Ini
Jakarta - Tahun baru memang sudah lewat, tapi tahun baru China akan segera tiba. Memasuki tahun yang baru, tentu ada semangat baru dan target baru yang ingin dicapai. Karena itulah bagi sebagian orang, perayaan tahun baru China yang akan segera tiba ini sangat ditunggu-tunggu. Tahun kambing kayu akan digantikan dengan monyet api yang siap membuka gerbangnya, membawa gejolak yang berbeda pada perayaan Imlek 2016 nanti.

 

Menyambut datangnya tahun monyet api ini yang jatuh pada Senin, 8 Februari 2016, libur panjang sudah menanti di depan mata. Hanya merayakan kemeriahan Imlek 2016 nanti di rumah saja? Liburan ke luar kota, seperti Semarang, akan membuat perayaan tahun baru China nanti jadi semakin berkesan. Ditambah lagi, Anda juga tidak perlu khawatir soal penginapan, karena Traveloka memberikan diskon khusus sampai dengan 63% untuk hotel-hotel dari Horison Group, Intiwhiz International, dan Dafam Hotels yang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya di Semarang.

 

Menghabiskan perayaan tahun baru China di Semarang, sudah pasti Anda akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Semarang adalah kota multikultur tempat kebudayaan lokal yang kaya berpadu harmonis dengan kebudayaan Tionghoa yang unik. Ini terbukti dengan banyaknya klenteng di Semarang serta kawasan Pecinan yang begitu hidup. Menginap di hotel berkelas di Semarang pun, Anda bisa mendapatkan harga termurah, mulai dari Rp200.000-an dengan memesan via aplikasi Traveloka di Android dan iOS, mulai 27 Januari sampai 14 Februari 2016.

 

Sekarang, sebelum berangkat berlibur ke Semarang untuk merayakan Imlek yang meriah, informasi berikut ini perlu Anda ketahui jika ingin mendapatkan liburan Imlek tak terlupakan tahun ini.

 

1.    Tradisi Imlek di Indonesia

Imlek mulai dirayakan secara terbuka di Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, yaitu pada tahun 2000, dan mulai dijadikan sebagai hari libur nasional pada 2003, pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri. Di Indonesia, perayaan Imlek masih berpusat di klenteng-klenteng atau di kawasan Pecinan.

 

Tradisi perayaan Imlek di Indonesia tidak jauh berbeda dengan di negara asalnya. Orang-orang Tionghoa akan menyediakan 12 hidangan masakan dan 12 kue-kue yang disajikan saat sembahyang. Hidangan yang disajikan biasanya yang melambangkan kemakmuran, kesehatan, dan keselamatan. Bubur tidak akan dihidangkan saat perayaan Imlek karena bubur melambangkan kemiskinan.

 

Di Jakarta, biasanya di depan klenteng besar pada hari perayaan Imlek juga berjajar orang-orang yang meminta sedekah atau angpao. Pementasan Wayang Potehi yang merupakan wayang boneka hasil perpaduan kebudayaan Tionghoa dan Jawa juga biasa digelar di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Barat.

 

Selain Jakarta, kawasan yang juga dikenal ramai saat perayaan Imlek adalah Solo dan Semarang.

 

2.    Suasana Imlek di Semarang

Di Semarang terdapat 15 klenteng dan 10 di antaranya adalah klenteng besar sehingga tidak heran jika suasana perayaan tahun baru China di Semarang sangat semarak. Acara-acara hiburan dan bazar disediakan untuk meramaikan perayaan datangnya tahun baru dan keberuntungan baru. Lebih khusus lagi di kawasan Pecinan, perayaan Imlek di Semarang jadi seperti pesta rakyat!

 

3.    Perayaan Imlek di Semarang

Merayakan Imlek di Semarang akan jadi pengalaman yang tak terlupakan karena setiap tahun digelar PIS atau Pasar Imlek Semawis di sepanjang kawasan Pecinan Semarang. Pasar Imlek Semawis adalah acara yang digelar oleh Komunitas Pecinan Semarang Untuk Wisata (KOPI SEMAWIS) yang tahun ini akan berlangsung mulai 5 Februari sampai 7 Februari 2016. Pasar Imlek Semawis yang ke-13 ini bertema "Gelar Tuk Panjang, Sedepa Jadi Sehasta" yang bermakna mendekatkan yang jauh.

 

Dalam Pasar Imlek Semawis ini, Anda bisa mencoba berbagai sajian kuliner oriental serta kuliner khas nusantara. Untuk Anda yang tidak memiliki larangan memakan makanan tertentu, seperti babi, di Pasar Imlek Semawis ini Anda bisa menemukan Babi Singapore yang merupakan hidangan khas di Pecinan ini. Namun, untuk Anda yang muslim, tidak perlu khawatir mencicipi hidangan lainnya karena cukup banyak juga hidangan hala, seperti Nasi Gudeg, Nasi Goreng Babat, Babat Bongso, dan Nasi Ayam. Tapi, tidak ada salahnya Anda bertanya kepada penjualnya dahulu soal kehalalan makanannya.

 

Selain jajaran kulinernya, di Pasar Imlek Semawis Anda juga bisa menemukan stan pakaian, mainan anak-anak, aksesori, buah-buahan segar, sampai pijat tradisional yang tentu akan membuat malam perayaan Imlek 2016 menjadi semakin semarak.

 

Bukan hanya di Pasar Imlek Semawis, di Klenteng Sam Poo Kong juga tersedia acara menarik pada 6 - 8 Februari 2016 mendatang. Dalam acara ini, berdasarkan keterangan dari Indra Suryajaya, ketua pelaksana acara bertajuk "Imlek in Sam Poo Kong", kepada Tribun Jateng, akan tersedia 50 stan kuliner, pakaian, pernak-pernik, dan kerajinan tangan. Dalam acara ini juga akan disiapkan panggung hiburan yang akan menampilkan tari-tarian serta pertunjukan barongsai.

 

Melihat semua acara yang akan digelar saat Imlek di Semarang, liburan Imlek Anda tentu akan lebih berkesan. Merasakan meriahnya perayaan Imlek di kawasan Pecinan dan di Klenteng yang dibangun oleh laksamana Cheng Ho yang merupakan seorang muslim, Semarang adalah tempat yang tepat untuk merayakan keragaman budaya Indonesia ini.  (ad/ad)

Berita Terkait