Jiwa Wiraswasta Sudah Melekat Sedari Muda

Jiwa Wiraswasta Sudah Melekat Sedari Muda

Advertorial - detikNews
Senin, 25 Jan 2016 00:00 WIB
Jiwa Wiraswasta Sudah Melekat Sedari Muda
Foto: adv
Jakarta - Moch. Azkari Hisbul Akbar (21) terlihat begitu antusias selama talk show Kafe BCA berlangsung. Terutama di sesi sharing Yudan Hermawan – Ketua Karang Taruna Goa Pindul (Desa Binaan BCA). Mahasiswa Institut Pertanian Bogor angkatan 2012 itu memang tertarik dengan ekowisata karena terkait dengan studinya di jurusan Arsitektur Lanskap.

"Menurut saya potensi (daerah ekowisata) banyak, tapi belum di-upgrade. Perlu pelatihan, promosi, pengendalian wisatawan dari pihak pengelola supaya tidak ada penumpukan pengunjung dan pembatasan," kata Azkari saat ditemui di Menara BCA, Rabu (13/1) usai acara Kafe BCA berlangsung.

Selain itu, Azkari juga memang memiliki minat yang besar terhadap kewiraswastaan. Sejak kuliah tingkat satu, Azkari sudah mulai merintis bisnis kue online Klausa Cake bersama temannya. "Alhamdulillah omzetnya sudah tinggi. Tapi sekarang sudah agak dilepas karena saya (kuliahnya) tingkat akhir," imbuh pemuda berkacamata itu.

Semangat Azkari mencari rejeki dengan berbisnis sejak usia yang masih sangat muda tak pelak dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Lahir sebagai anak sulung dari enam bersaudara, biaya pendidikan tentu menjadi sesuatu hal yang cukup sensitif. Selain berbisnis, pemuda kelahiran Bandung, 12 Desember 1994 ini juga mengajar privat Matematika untuk siswa SMA.

"Dulu saya masuk kuliah dapat beasiswa dari DIKTI. Tapi jalan 1,5 tahun, DIKTI mencabut semua beasiswanya. Ini jadi pukulan buat saya. Apalagi saya sudah berhenti jadi pengajar juga waktu itu. Saya sempat berhenti kuliah satu semester karena tidak dapat pemasukan," cerita Azkari.

Kebetulan saat itu bertepatan dengan momen di mana adik-adiknya juga harus masuk kuliah, SMA dan SMP. Sang ayah bekerja sebagai karyawan biasa, sementara sang ibu berprofesi sebagai pengajar. Kemudian dia pun mulai mengajar privat Matematika lagi untuk siswa SMA di Bogor sambil coba-coba apply beasiswa ke dua tempat.

Berkat kerja keras dan semangat, Azkari akhirnya bisa kuliah lagi dan saat ini sedang menyusun penelitian tingkat akhir (skripsi) dengan beasiswa dari BCA. "Alhamdullilah sekarang sudah kemajuan, saya juga bisa keliling Indonesia pakai uang sendiri," pungkas pemuda yang hobi mendaki gunung itu.

BCA memang sengaja mengundang mahasiswa-mahasiswa seperti Azkari untuk hadir di Kafe BCA. Pasalnya, potensi generasi muda sangat besar untuk berkiprah di jalur wiraswasta berbagai sektor. Semuanya bertumpu pada kekuatan kreativitas dan inovasi sesuai dengan perkembangan zaman.

"Kami menyadari adanya pergeseran di kalangan generasi muda saat ini. Mereka cenderung ingin meniti karir di jalur wirausaha. Melalui forum Kafe BCA, kami ingin merangkul semangat ini agar kaum muda saling berbagi pemahaman dan pengalaman menjadi entrepreneur. Tentunya sekaligus untuk mendorong hadirnya entrepreneur muda baru,"jelas Presiden Direktur BCA – Jahja Setiaatmadja. (adv/adv)

Berita Terkait