Jika dibandingkan dengan green tea, black tea atau oolong tea, white tea memang belum begitu populer di tengah masyarakat Indonesia. Tapi bagi mereka yang merupakan penikmat teh sejati, pastinya tahu betul bagaimana nikmatnya cita rasa white tea.
Teh ini memiliki aroma khas yang begitu harum dan cita rasa yang sangat lembut jika dibandingkan dengan jenis teh lainnya. Pantas saja jika jenis teh ini kini dijadikan sebagai icon teh dunia. Rahasia cita rasa unik namun nikmat tersebut ternyata berasal dari proses pemetikan hingga pengolahan tahap akhir yang istimewa.
White tea dibuat dari daun teh muda yang masih menggulung dan diselimuti bulu-bulu halus berwarna keperakan di kuncup pohon teh. Memetiknya pun tidak boleh sembarangan. Para pemetik teh bekerja keras dengan bangun lebih pagi agar daun teh muda yang akan diproses menjadi white tea dapat dipetik sebelum matahari terik. Hal ini dilakukan untuk menghindari proses oksidasi enzimatis awal. Daun tetap segar hingga di bawa ke tempat pemrosesan.
Proses pelayuan daun dilakukan pada suhu 30°C dan pengeringannya pada suhu 60°C. White tea tidak melalui proses penghancuran dan fermentasi seperti black tea, green tea dan oolong tea. Tidak adanya proses penghancuran dan fermentasi inilah yang membuat aroma white tea lebih wangi dan rasanya lebih nikmat.
White tea pertama kali dikenal di Cina pada pada masa pemerintahan Dinasti Tang (618-907 Masehi). Saat itu white tea adalah minuman spesial yang hanya boleh dinikmati oleh masyarakat kelas atas dan keluarga raja. White tea juga dikenal sebagai resep rahasia untuk mengobati berbagai penyakit dan menjaga agar kulit tetap awet muda.
Ada sebuah julukan yang diberikan pada white tea yaitu jarum perak dari Asia. Alasannya karena setelah dikeringkan, bentuk daun tehnya lurus dan runcing. Bulu-bulu putih halus yang menyelimutinya juga berubah warna menjadi keperakan. Julukan tersebut masih digunakan hingga sekarang.
Selain cita rasanya ada satu hal lagi yang membuat white tea kemudian tersohor ke seluruh dunia yaitu manfaat kesehatan yang dimilikinya. White tea dikenal sebagai penangkal radikal bebas, antivirus, anti-kanker, mengobati berbagai macam penyakit dan juga sebagai solusi bagi mereka yang ingin tetap tampil awet muda.
Manfaat-manfaat tersebut dimiliki white tea karena kandungan antioksidannya yang sangat tinggi. Bahkan lebih tinggi dari jenis teh lainnya. Fakta ini ditemukan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Keamanan Pangan di Jerman pada tahun 2007.
Salah satu kehebatan white tea yang telah terbukti adalah kemampuannya menyembuhkan penyakit yang berasal dari virus seperti flu burung. Ini dibuktikan melalui riset bersama antara PT. Riset Perkebunan Nusantara dengan Avian Influenza Zoonosis Research Center UNAIR. Seorang pasien yang diterapi dengan meminum 4 gram white tea selama sepuluh hari berturut-turut menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan.
Jika ingin mencoba cita rasa white tea yang lembut dan unik atau merasakan beragam manfaat kesehatannya, tenang saja saat ini white tea sudah banyak dijual. Anda bisa memilih baik yang dalam bentuk daun teh kering atau teh celup. Malas menyeduh dan ingin menikmati white tea secara praktis? White tea dalam kemasan botol dan siap minum juga sudah banyak tersedia di supermarket atau minimarket. Selamat mencoba (sfq/sfq)










































