Inilah Beragam Keajaiban White Tea untuk Kesehatan Tubuh

Inilah Beragam Keajaiban White Tea untuk Kesehatan Tubuh

Advertorial - detikNews
Selasa, 15 Des 2015 00:00 WIB
Inilah Beragam Keajaiban White Tea untuk Kesehatan Tubuh
Foto: adv
Jakarta -

Selama ini hanya ada tiga jenis teh yang populer di kalangan penggemar teh Indonesia yaitu green tea, black tea dan oolong tea. Tapi begitu sedikit penggemar teh yang mengenal white tea. Padahal jenis teh ini menawarkan lebih banyak lagi manfaat dan keajaiban bagi kesehatan tubuh manusia. Dalam rangka Hari Teh Sedunia yang dirayakan setiap tanggal 15 Desember, mari mengenal lebih dalam tentang white tea, yang kadar antioksidannya dipercaya bahkan bisa mencegah penyakit kanker dan sebagai antivirus.

White tea dapat membantu tubuh menangkal radikal bebas, berfungsi sebagai antivirus, anti-kanker hingga menjaga keremajaan kulit. Salah satu keajaiban white tea yang telah terbukti adalah kemampuannya mengobati penyakit menular yang disebabkan oleh virus.

Riset bersama antara PT. Riset Perkebunan Nusantara dengan Avian Influenza Zoonosis Research Center UNAIR menyebutkan bahwa dengan kadar antioksidan tinggi, dapat menjadi penawar flu burung. Pada riset tersebut seorang pasien diterapi dengan meminum 4 gram white tea setiap hari selama sepuluh hari berturut-turut menunjukkan pemulihan kesehatan yang signifikan. Tidak hanya itu saja, kadar antioksidan tinggi dalam secangkir white tea juga dapat membantu Anda menjaga keseimbangan kadar gula darah, kolesterol dan mencegah gangguan fungsi jantung.

Anda tentunya menjadi penasaran, bagaimana white tea mempunyai begitu banyak manfaat bagi kesehatan manusia? Rahasianya terletak pada kandungan antioksidannya. Seperti telah diketahui sebelumnya, antioksidan adalah senyawa yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Beberapa di antaranya seperti yang sudah disebutkan di atas.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Keamanan Pangan di Jerman pada tahun 2007 memperoleh fakta bahwa white tea memiliki kadar antioksidan sangat tinggi. Jika dibandingkan dengan jenis teh lain, jenis teh ini merupakan 'biangnya' antioksidan. Kandungan antioksidan tinggi ini merupakan hasil dari bagian daun yang dipetik dan pengolahannya yang sangat istimewa.

White tea berasal dari daun teh termuda yang masih menggulung. Biasanya daun teh paling muda ini masih diselimuti bulu-bulu berwarna putih. Proses pemetikannya pun sangat hati-hati. Untuk mencegah oksidasi enzimatis, white tea dipetik sebelum matahari terik.

Proses pelayuan daun dilakukan pada suhu 30°C dan pengeringannya pada suhu 60°C. White tea tidak melalui proses penghancuran dan fermentasi seperti black tea, green tea dan oolong tea. Usia daun teh yang sangat muda dan tidak adanya proses fermentasi itulah yang membuat kandungan antioksidannya sangat tinggi. Aroma white tea pun lebih wangi dan rasanya sangat lembut.

Menurut catatan sejarah white tea pertama kali ditemukan di Cina, pada masa pemerintahan Dinasti Tang (618-907 Masehi). White tea seringkali dijuluki sebagai jarum perak dari Asia. Alasannya setelah dikeringkan, bentuk daun tehnya lurus dan runcing. Bulu-bulu putih halus yang menyelimutinya juga berubah warna menjadi keperakan.

Ingin mencoba white tea dan menikmati cita rasanya yang berbeda? Saat ini white tea yang telah menjadi icon teh dunia ini dapat ditemukan dengan mudah. Jika malas menyeduh white tea dalam bentuk daun teh kering, tenang saja. Sekarang white tea siap minum dalam kemasan botol sudah tersedia di berbagai minimarket dan supermarket di Indonesia. Cita rasa lembut, aroma harum dan khasiat kesehatannya dapat dinikmati dengan praktis. (adv/adv)
Berita Terkait