Benarkah Teknologi Mematikan Bagi Bisnis Offline?

Benarkah Teknologi Mematikan Bagi Bisnis Offline?

Advertorial - detikNews
Senin, 07 Des 2015 00:00 WIB
Benarkah Teknologi Mematikan Bagi Bisnis Offline?
Foto: adv
Jakarta - Seiring kemajuan teknologi, cara orang menjalankan bisnis juga mulai mengalami perubahan. Bila tadinya banyak orang yang mendirikan toko fisik, kini banyak yang mulai beralih ke dunia maya, karena dianggap lebih murah dan sederhana.

Di saat yang sama, bisnis-bisnis seperti warung telepon, warung internet dan sejenisnya, semakin terpuruk karena kemajuan ini. Contoh lainnya, bisnis penyewaan film yang dulu sempat ramai, makin redup dengan keberadaan Netflix atau siaran TV berbayar.

Indonesia juga mengalami perubahan ini. Misalnya, layanan jasa ojek yang tadinya hanya ditawarkan di titik-titik tertentu (pangkalan) saja, kini bisa dengan mudah diakses melalui aplikasi secara online.

Kemudian, toko besar seperti Matahari Department Store kini memiliki versi online. Belum lagi, 'pasar' online seperti BliBli, Tokopedia atau lainnya. Banyak pengamat menilai bahwa teknologi bisa menjadi katalis pertumbuhan bisnis, dan membuat industri lebih berkembang.

Bahkan, melihat semua kemajuan yang terjadi di Indonesia, Sillicon Valley di Amerika Serikat (AS) memandang Indonesia sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara berdasarkan keterangan Presiden Joko Widodo dalam lawatannya ke beberapa waktu lalu.

Jadi, bila dikatakan apakah teknologi membunuh bisnis offline? Jawabannya tentu tidak. Sebab, teknologi malah akan mendorong perkembangan nilai ekonomi bisnis yang sudah. Hanya saja, untuk beberapa bisnis memang harus ada penyesuaian aturan main.

Source: http://smart-money.co/bisnis/benarkah-teknologi-mematikan-bagi-bisnis-offline/ (adv/adv)

Berita Terkait