Kedatangan tim langsung disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una beserta jajaran SKPD dan perwakilan dari DPRD. Masyarakat setempat juga tampak antusias berjejer di sepanjang dermaga pelabuhan Wakai untuk menyambut kedatangan tim Bhakesra.
"Kami menyambut baik kehadiran tim Ekspedisi Bhakesra di Tojo Una-Una sebagai wujud nyata perhatian pemerintah pusat. Apalagi Tojo Una-Una merupakan salah satu kawasan strategis nasional yang memiliki potensi pariwisata sangat baik dalam hal keindahan alamnya," ujar Bupati Tojo Una-Una dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda.
![]() |
Tim Bhakesra datang dengan KRI 593 Banda Aceh yang diawaki 135 prajurit dan peserta Bhakesraberjumlah 200 orang. Setibanya di pelabuhan Wakai, Ketua Tim Bhakesra V untuk kunjungan ke Pulau Togean – Gunarso langsung menyerahkan bantuan untuk Kabupaten Tojo Una-una secara simbolis.
Total nilai bantuan yang dibawa untuk Togean mencapai Rp 63 miliar. Seluruh bantuan tersebut berhasil terkumpul melalui kemitraan bersama berbagai kementerian dan lembaga, dunia usaha, perbankan, organisasi masyarakat, keagamaan, pramuka, berbagai ikatan alumni dan lain-lain.
Tim Ekspedisi Bhakesra juga menyelenggarakan berbagai kegiatan selama berada di Togean. Ada pemeriksaan kesehatan dan mata gratis, pembagian kacamata gratis, outbond, pelatihan kerajinan tangan dari bekas bungkus plastik, penukaran uang yang sudah tidak layak edar, dsb.
![]() |
"Kami dan seluruh tim Bhakesra merasa senang bisa datang ke sini bertemu dengan saudara sebangsa dan setanah air. Anugerah kesatuan yang dikaruniakan Tuhanini harus kita syukuri dengantetap menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI," ujar Gunarso yang juga merupakan staf ahli Kemenko PMK itu.
Kedatangan Tim Bhakesra diharapkan menjadi langkah awal untuk membantu dan memfasilitasi Kepulauan Togean agar menjadi daerah yang majudan sejahtera. Lebih lanjut Gunarso memaparkan, proses pembangunan harus dilandasi pola pikir sebagai bangsa yang besar.
Ini selaras dengan program revolusi mental yang dicanangkan pemerintah. Perubahan karakter masyarakat harus berjiwa kerja keras, semangat gotong royong serta berintegritas tinggi. (ad/ad)












































