Masyarakat menyambut antusias berbagai kegiatan sosial yang dilakukan oleh tim ekspedisi seperti pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan mata gratis, pembagian kacamata, pemberian buku-buku perpustakaan, penukaran uang tidak layak edar, penyuluhan, serta bermacam bantuan lain yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah juga turut menyambut dengan penuh suka cita.
Tim Ekspedisi Bhakesra terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, lembaga sosial, organisasi masyarakat, keagamaan dan Pramuka. Tim berkeliling ke empat pulau terpencil di Indonesia dengan membawa beragam bantuan yang nilainya mencapai Rp 167 Milyar.
|
Tim Ekspedisi Bhakesra membawa bantuan-bantuan tersebut dengan KRI Banda Aceh 593, salah satu kapal perang kebanggan Republik Indonesia, yang dikomandani Letkol Edi Haryanto. Pemimpin rombongan ekspedisi ini adalah Kemenko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Tuti Nurmayanti.
Pada kunjungannya di Pulau Wawonii, Tim Ekspedisi Bhakesra 2015 tidak hanya memberi bantuan sosial. Sejumlah kegiatan yang menghibur bagi masyarakat juga diselenggarakan. Salah satunya dengan memberi kesempatan bagi masyarakat untuk naik ke KRI Banda Aceh yang jadi kendaraan utama Tim Ekspedisi Bhakesra 2015. Masyarakat dapat mengagumi itu kemampuan angkut dan juga kemampuan tempur yang canggih KRI Banda Aceh. Istimewanya, kapal perang ini merupakan hasil karya anak bangsa.
|
"Ekspedisi ini adalah wujud kehadiran negara dalam membangun wilayah terpencil di tanah air dan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau kecil. Tidak hanya bantuan sosial saja, sejumlah kegiatan bermanfaat juga diselenggarakan oleh tim ekspedisi di pulau-pulau yang jadi tujuan. Diharapkan dukungan dan bantuan ini dapat memperkuat ikatan persaudaraan sebagai saudara se-tanah air," ujar Asisten Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Setelah Pulau Muna dan Wawonii, Tim Ekspedisi Bhakesra 2015 akan melanjutkan perjalanan ke Pulau Banggai dan Pulau Togean. Dua pulau terpencil lainnya yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Tengah.
Selain sebagai bagian dari rangkaian agenda Ekspedisi Bhakesra 2015, kehadiran tim ekspedisi di Sulawesi Tengah tidak hanya untuk memberi bantuan sosial dan mengadakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Tim ekspedisi juga memiliki misi untuk mendukung Sail Tomini 2015 yang akan dilaksanakan di provinsi tersebut. Tepatnya di Parigi Moutong. (sfq/sfq)











































