Pelaut adalah profesi yang telah mendarah daging dalam diri Abdul Azis (41). Maklum, ia lahir dan besar di Sulawesi, pulau yang dikenal sebagai tempat asal para pelaut handal di Indonesia. Cita-citanya terwujud ketika ia beranjak dewasa. Ia berhasil menjadi pelaut dan menjelajahi seluruh wilayah lautan nusantara dengan berani.
Namun demikian, ia membuat keputusan yang cukup besar yaitu alih profesi sebagai pedagang membantu orang tuanya. Selama lima tahun mulai dari 1998 banyak ilmu dagang yang ia pelajari dari kedua orang tuanya. Tahun 2003, akhirnya ia memutuskan untuk membuka usahanya sendiri. Ia menjalankan usaha ini bersama Garna, wanita berdarah Bugis yang berjodoh sebagai pendamping hidupnya.
Ia memulai usahanya sendiri dengan sederhana. Sebuah kios di Blok M menjadi tempat ia dan istri menawarkan celana jeans, produk utama yang mereka jual saat itu. Namun penghasilan yang diperoleh cukup memuaskan. "Saat itu saya sudah menikah, jadi saya pikir tidak enak jika harus ikut orang tua terus. Saya memutuskan untuk mandiri buka usaha bersama istri saya," kisahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia melihat peluang yang cukup cerah dengan berjualan kaos oblong. Tentunya setiap saat banyak orang memerlukannya. Selain itu banyak perusahaan juga memburu kaos oblong untuk keperluan seragam atau merchandise. Dan dibulan Ramadhan ini, omzet bisa naik hingga lima kali lipat dari biasanya.
Usaha yang semakin berkembang membuatnya semakin memerlukan fasilitas keuangan untuk membantu operasional usaha. Pilihannya jatuh kepada BCA. Perkenalannya dengan BCA sebenarnya sudah terjadi puluhan tahun lalu, jauh sebelum Abdul mulai merintis usahanya sendiri. Mengetahui BCA memiliki sejumlah fitur, layanan dan produk yang dapat membantu pebisnis ia akhirnya mempercayakan kebutuhan transaksi perbankan bisnisnya kepada BCA.
"Hampir semua fasilitas BCA saya gunakan, mulai dari Tabungan, EDC, pinjaman modal usaha hingga KPR. Selain itu saya juga memanfaatkan fasilitas safe deposit box untuk menyimpan sejumlah aset agar lebih aman dan minim resiko," ujar ayah lima anak ini.
BCA terletak di banyak lokasi strategis di Tanah Abang. Ada 6 kantor cabang pembantu BCA di Tanah Abang, 9 kantor kas dan 3 kantor BCA Bizz. Semua nasabah termasuk Abdul Azis dapat merasakan kenyamanan dan kemudahan ketika menyetorkan uang hasil penjualan di toko.
"Pelayanannya ramah dan lengkap hingga penanganan transaksi yang lebih cepat. Ini yang membuat saya jatuh cinta pada BCA. Saya rasa kelebihan-kelebihan yang dimiliki BCA belum tersaingi sejauh ini," tutup Abdul Azis.
BCA Senantiasa di Sisi Anda
(adv/adv)











































