Sektor pariwisata merupakan salah satu andalan utama Indonesia untuk memperoleh devisa sebanyak-banyaknya. Indonesia memiliki beragam kekayaan objek wisata dan kesenian yang tersebar di berbagai daerah dan berhasil menarik perhatian para wisatawan domestik (wisdom) dan wisatawan mancanegara (wisman). Beragam objek wisata dan kesenian Indonesia tersebut gencar dipromosikan di media massa, salah satunya melalui perhelatan tahunan Jazz Gunung.
Jazz Gunung merupakan festival jazz tahunan yang diselenggarakan oleh Jazz Gunung Indonesia. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap musik jazz etnik Indonesia. Acara yang digelar sejak 2008 ini menampilkan perpaduan musik etnik Indonesia dengan musik modern, dengan menampilkan berbagai musisi jazz kondang seperti Tulus, Andien, Tohpati, dan Ring of Fire pimpinan Djaduk Ferianto, dan musisi-musisi papan atas lainnya.
Pemilihan nuansa gunung sebagai tempat penyelenggaraan dipilih untuk memanjakan para penikmat musik jazz dengan pemandangan indah pegunungan disertai alunan musik yang disajikan para penampil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menikmati pergelaran Jazz Gunung ketujuh di Java Banana Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, 12 - 13 Juni 2015, pengunjung juga dapat menikmati pameran batik dengan tema βBatik, Glorifying Lifeβ karya Alie Syahbana. Selain itu pengunjung juga dapat berkontribusi untuk βmemberi kembaliβ ke alam melalui kegiatan bersih gunung bersama Sahabat Bromo. Kegiatan yang rutin dilakukan oleh Sahabat Bromo ini bertujuan untuk mengenalkan konsep pariwisata ecotourism di Bromo agar kelestarian alam lingkungan tetap terjaga dan dampak positif sosial dan ekonomi terhadap masyarakat sekitar tetap berkelanjutan.
Pergelaran Jazz Gunung ini mendapat dukungan dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA). BCA selalu berusaha mewujudkan komitmennya untuk mendukung kesenian Indonesia, khususnya kesenian musik.
Β βDukungan yang kami berikan kepada acara Jazz Gunung merupakan komitmen kami untuk mengapresiasi musisi dan kebudayaan tanah air. Kami berharap agar kegiatan ini dapat terus dilestarikan sehingga para musisi-musisi tanah air dapat menunjukkan karya musik terbaik mereka,β ujar Direktur BCA Rudy Susanto di sela-sela pergelaran Jazz Gunung.
Jazz Gunung memiliki misi salah satunya untuk meningkatkan perekonomian dan kepariwisataan Indonesia, khususnya bagi masyarakat di daerah Bromo. Hal ini selaras dengan visi BCA sebagai bank pilihan utama andalan masyarakat.
βSelain mendukung kesenian Indonesia, dukungan BCA terhadap Jazz Gunung merupakan bentuk dukungan kami terhadap pariwisata Indonesia. Kami senang pergelaran kali ini berhasil menarik minat para penonton untuk dapat datang sekaligus berwisata. Kami berharap pergelaran selanjutnya dapat terus meningkatkan jumlah penonton yang hadir,β kata Rudy.
Dukungan terhadap kegiatan Jazz Gunung merupakan salah satu implementasi pilar Solusi Sinergi Bakti BCA. Selain mendukung kegiatan ini, BCA juga menggelar pameran foto βPhotography of Wayangβ pada 2013, wayang masuk sekolah, Teater Koma, dan berbagai kegiatan lainnya.
βKegiatan yang kami lakukan semata-mata demi mendukung budaya Indonesia tetap lestari di masa yang akan datang,β tutup Rudy.











































