Usia Tubuh dan Usia KTP itu beda, gimana cara mengitungnya?

Usia Tubuh dan Usia KTP itu beda, gimana cara mengitungnya?

Advertorial - detikNews
Selasa, 19 Mei 2015 00:00 WIB
Usia Tubuh dan Usia KTP itu beda, gimana cara mengitungnya?
Jakarta - Seorang teman yang bekerja di sebuah agency sempat kaget ketika dia di ukur dengan body age machine, ternyata usia tubuhnya sudah 53 tahun, padahal umurnya dia sesuai dengan KTP baru 34 tahun. Kenapa bisa begitu?

 

Usia KTP adalah usia yang terbentuk secara kronologis waktu yang dihitung dari tanggal kelahiran. Sedangkan usia tubuh terkait dengan kondisi serta fungsi fisiologis tubuh.

Usia tubuh di ukur dari kombinasi banyak faktor diantaranya adalah berat badan, body mass index, jumlah lemak dalam, tubuh. Prosentasi otot dalam tubuh dan beberapa faktor lainnya.

 

Usia tubuh akan dipengaruhi oleh asupan makanan, gaya hidup. Makanan biarpun bahan mentahnya sehat ketika prosesnya dilakukan dengan tidak sehat maka makanan tersebut hanya mengenyangkan dan enak tapi menjadi racun bagi tubuh, di tambah lagi gaya hidup yang tidak sehat seperti kurang tidur, jarang berolah raga, akan semakin mempercepat proses penuaan dini tersebut.

 

Yang harus kita benahi terlebih dahulu adalah dengan mengkonsumsi makan yang sehat secara benar (misalnya tidak di goreng, karena proses goreng bisa mengubah minyak menjadi trans fat yang berbahaya bagi tubuh), mengurangi gula, mengkonsumsi sayur/buah dan masih banyak lagi.

 

Asupan makanan yang sehat juga perlu di imbangi dengan olah raga rutin sesuai dengan umur dan kemampuan kita. Penelitian menunjukkan bahwa olah raga secara teratur sebanyak 150 menit per minggu akan membuat hidup lebih sehat.

 

Sebuah survey mengenai Jakarta Professional Health Index dengan nara sumber 1000 orang professional (karyawan kantor/pengusaha) di Jakarta menunjukkan bahwa sarapan favorit mereka ternyata mengandung gorengan (bubur ayam, nasi uduk, nasi goreng, gorengan). Survey yang diadakan dalam rangka penyelanggaraan event Jakarta Health Week ini bertujuan untuk mengetahui gaya hidup sehat para profesional di Jakarta.

 

JAKARTA HEALTH WEEK yang diselenggarakan di Senayan City pada 18-24 Mei 2015 merupakan pekan kesehatan pertama yang  akan banyak menyajikan segala hal yang berhubungan dengan kesehatan, health talk show, health technology, health expo, health games, termasuk anda bisa mengukur usia tubuh anda secara gratis.

Juga akan ada pemberian penghargaan bagi orang-orang yang sudah hidup sehat dan menginspirasi orang lain untuk hidup sehat dalam BRAND’S® Health Award , Anda bisa ikut berpatisipasi memilihnya di jakartahealthweek.com.

 

Jakarta Health Week yang diprakarsai oleh PT Cerebos Indonesia sebagai produsen dari suplemen kesehatan BRAND’S® Saripati Ayam ini bertujuan untuk menggugah masyarakat untuk memulai hidup sehat hari ini juga, dengan cara yang paling sederhana. Event ini merupakan rangkaian acara anniversary BRAND’S® yang ke 180 tahun sejak dipublikasikan untuk umum. BRAND’S® Saripati Ayam ditemukan oleh Mr William Henderson Brand di Inggris pada tahun 1820  dan sejak itu telah menjadi pilihan suplemen kesehatan untuk menjaga kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh dan meningkatkan konsentrasi yang aman karena 100% sari pati ayam alami tanpa bahan pengawet, tanpa bahan kimia, bebas kolesterol, bebas lemak dan halal.

Jangan lupa datang ke Senayan City, 18-24 Mei 2015 dan dapatkan inspirasi sehatmu. Mulailah sehat hari ini juga! Be Healthy, Be Smart!

Link : jakartahealthweek.com

suplemen kesehatan

BRAND’S® Saripati Ayam

(Advertorial/Advertorial)




Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads