Green Education, Cara Ancol Tanamkan Kecintaan Lingkungan Pada Anak-Anak

Green Education, Cara Ancol Tanamkan Kecintaan Lingkungan Pada Anak-Anak

- detikNews
Kamis, 09 Apr 2015 00:00 WIB
Green Education, Cara Ancol Tanamkan Kecintaan Lingkungan Pada Anak-Anak
Jakarta - Kecintaan terhadap lingkungan dan semangat untuk melestarikannya sangat penting untuk ditanamkan pada anak-anak di usia dini. Pasalnya merekalah generasi yang menentukan kelestarian lingkungan hidup di masa mendatang.

Namun sulitnya, dua hal tersebut bukan sesuatu yang tumbuh begitu saja dalam diri seseorang, tetapi harus diajarkan secara berkesinambungan. Anak-anak layaknya spons yang menyerap semua pengetahuan dengan cepat. Jika kecintaan terhadap lingkungan hidup terus-menerus diajarkan, anak-anak akan terus mengingatnya dan mengembangkannya menjadi kebiasaan.

Oleh karena itu Ancol, sebagai salah satu pengelola taman rekreasi terbesar yang menjadi idola anak-anak mencoba menerapkan pendidikan lingkungan sejak dini. Selasa (7/4) lalu, Ancol menggelar sesi pendidikan lingkungan yang interaktif dengan tajuk ‘Green Education with Kids’.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Acara ini digelar bertepatan dengan Porseni Ikatan Guru Raudhatul Arafah (IGRA) yang secara tahunan digelar di Pasar Seni Ancol. Melalui acara ini anak-anak diajari untuk tidak membuang sampah sembarangan dan diajak membersihkan sampah. Terutama bungkus makanan, minuman, kemasan, styrofoam, kertas dan plastik yang tertinggal dari aktivitas selama Porseni berlangsung.

"Acara Porseni IGRA ini memang setiap tahun diadakan di Pasar Seni dan diikuti oleh 30.000 peserta setiap tahunnya yang datang secara bertahap tiap bulan. Ancol mengambil momen ini untuk memberi edukasi lingkungan pada anak-anak, guru dan orang tua murid yang hadir. Terutama mengenai bahaya sampah bagi lingkungan. Kita ingin tanamkan bahwa jangan sampai kegiatan rekreasi kita tidak disertai dengan kesadaran lingkungan," ujar Metty Yan Harahap, Corporate Communication Manager Ancol Taman Impian.

Belasan sukarelawan ‘Teens Go Green’ yang terdiri atas duta lingkungan hidup dari berbagai sekolah menengah hadir membagikan kantong sampah kepada anak-anak seusai mereka mengikuti Porseni. Dengan rajin dan teliti anak-anak yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak dan sekolah dasar tersebut memunguti sampah-sampah yang berserakan dan memasukkannya ke kantong tersebut.



Mereka dengan sigap menyerahkan kantong-kantong sampah yang telah penuh kepada para sukarelawan. Sebagai penghargaan atas pasrtisipasi mereka kantong-kantong sampah tersebut akan ditimbang. Bagi anak-anak yang berhasil mengumpulkan sampah hingga seberat 1-2 kg Ancol memberi hadiah berupa buku pendidikan lingkungan hidup, boneka maskot Dufan dan stiker.

"Tadi kumpulin sampah dalam kantong, ditimbang sama kakak-kakak dan berhasil dapat 1 kg. Dapat boneka Dufan. Setiap hari sudah diajarin harus buang sampah di tempatnya kalau tidak bisa menimbulkan kuman-kuman penyakit dan aku udah sering lakuin," ujar Sanas salah satu murid sekolah yang ikut serta dengan raut puas.

Sesuai dengan temanya yaitu pendidikan lingkungan, Ancol juga menghadirkan ‘Panda Mobile’, truk berisi sarana edukasi pelestarian lingkungan hidup bagi anak-anak dari tingkat pendidikan TK hingga SMA. Truk ini merupakan hasil kerjasama antara WWF dengan Ancol Taman Impian dua tahun lalu. Selama itu juga truk ini telah berkeliling ke banyak tempat untuk menyebarkan semangat cinta lingkungan dan pelestariannya.

Sepanjang kegiatan, sukarelawan ‘Teens Go Green’ menyampaikan beragam informasi bermanfaat tentang konservasi lingkungan hidup kepada anak-anak, guru dan orang tua yang hadir. Mereka pun memberi edukasi tentang bahaya penggunaan styrofoam dan memberi tahukan bahwa Ancol Taman Impian merupakan kawasan bebas styrofoam. Selain itu, ada juga kegiatan membuat kerajinan dari kertas daur ulang.

"Ini bagus sekali untuk mengajarkan mereka untuk disiplin membuang sampah pada anak-anak. Mereka merasakan sendiri bagaimana susahnya memunguti sampah yang berserakan dan bahayanya untuk lingkungan sekitar. Mereka akan segan jadinya untuk membuang sampah sembarangan," ujar Endang orang tua salah satu murid TK An-Nur Tangerang.

Ancol merupakan taman rekreasi terbesar di Jakarta dan lokasinya sangat berbatasan dengan ekosistem laut. Melalui kegiatan ini Ancol menunjukkan kepeduliannya dan mencoba membuktikan bahwa pendidikan dan pemahaman tentang pelestarian lingkungan bisa menarik antusiasme anak-anak asalkan disampaikan dengan menarik dan mudah dimengerti.


(adv/adv)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads