Empat Wirausahawan Muda Berbagi Kisah Sukses Mengembangkan Bisnisnya

Empat Wirausahawan Muda Berbagi Kisah Sukses Mengembangkan Bisnisnya

- detikNews
Senin, 16 Feb 2015 00:00 WIB
Empat Wirausahawan Muda Berbagi Kisah Sukses Mengembangkan Bisnisnya
Jakarta - Mengembangkan bisnis ke level yang lebih tinggi atau disebut juga scaling-up merupakan fase-fase yang paling menarik bagi sebagian besar wirausahawan. Ada semangat tersendiri untuk melakukannya namun banyak juga tantangan yang harus dihadapi.

Banyak keraguan dan pilihan yang terkadang membuat para wirausahawan bimbang menentukan langkah. Untuk itulah Konferensi Endeavor Scale-Up 2.0 yang didukung penuh oleh BCA menghadirkan sederet wirausahawan muda sukses untuk berbagi kisah dan tips sukses mereka.

Cheryl Goh , Group VP Marketing GrabTaxi, Niki Luhur, President Director layanan Kartuku dan Peng T. Ong, Managing Director Monk's Hill Venture dan Founder Match.com yang juga adalah wirausahawan tersukses di Singapura hadir dalam sesi “Building a Winning Team and Culture for Your Scale-Up”. Sebagai moderator hadir Khailee Ng, Managing Partner 500 Startups sekaligus wirausahawan asal Malaysia yang telah menelurkan SAYS.com dan GroupsMore yang saat ini diakuisisi oleh Groupon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada satu masalah yang selalu saya temukan dari setiap wirausahawan saat melakukan scale-up. Ketika perusahaan berkembang, semakin banyak uang dihasilkan, semakin banyak karyawan, akan semakin banyak ekspektasi dan tekanan. Terutama soal budaya dan visi misi perusahaan," ujar Khailee melempar umpan kepada panelis lainnya.

Pendapat ini disetujui oleh ketiga wirausahawam muda lainnya. Cheryl Goh yang telah berhasil mengembangkan GrabTaxi di 17 kota bersama timnya menceritakan kesulitannya mengenai manajemen SDM dan budaya dalam perusahaan tersebut. "Jumlah karyawan kami meledak dari 16 menjadi lebih dari 600 orang dan membuat kami semakin sulit mengkomunikasikan visi misi dan nilai-nilai yang kami punya kepada setiap karyawan," ujarnya.

GrabTaxi memiliki visi dan misi untuk memastikan penduduk Asia Tenggara bermobilitas dengan mudah, aman dan efisien. Namun, dengan begitu banyaknya karyawan visi misi ini luntur atau tidak dimengerti dengan baik. "Itu kenapa kita harus mengkomunikasikannya dengan lebih terbuka atau eksplisit mengenai value, performa karyawan dan tujuan dari perusahaan ini," lanjut Cheryl.

Menghadapi masalah serupa dengan Cheryl, Niki Luhur punya cara lain untuk menghadapinya. Ia memilih melakukan ritual seperti karaoke bersama atau kegiatan-kegiatan kebersamaan lain dengan seluruh karyawannya. Tujuannya agar lebih dekat dan mengerti satu sama lain.

"Ya, awalnya hanyalah sebuah acara kecil-kecilan yang saya atur sendiri tapi ketika itu sudah menjadi rutinitas kami menjadikannya sebagai acara formal. Misalnya seperti managerial lunch atau managers meeting. Kesempatan ini bisa jadi momen yang pas untuk membicarakan apa yang kurang memuaskan dan apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya," cerita Niki.

Berbeda dengan Cheryl dan Niki, Peng T. Ong punya masalah lain yaitu ketika ia harus memilih merekrut orang baru dari luar perusahaan atau memilih orang dari timnya untuk menangani perusahaan yang semakin besar. "Kadang kita harus objektif meski sulit. Sadari apa yang dibutuhkan perusahaan adalah seseorang yang dapat menangani perusahaan dengan skala besar. Bukan melakukan apa saja yang bisa dilakukan dengan skill dan sumber daya yang seadanya," ujar Peng.

Peng juga mengatakan bahwa jika memang belum saatnya untuk memperluas usaha dan belum menemukan orang yang tepat untuk menanganinya, lebih baik tahan terlebih dahulu keinginan untuk scale-up. "Find the right person to put on a show. Begitu kira-kira," lanjutnya.

Sesi tersebut ditutup dengan sejumlah pertanyaan antusias dari para peserta konferensi yang juga dijawab dengan cerdas oleh para panelis. "Scaling-up memang layaknya sebuah perjalanan pribadi tentang bagaimana Anda bertemu orang baru, membangun tim dan membuat berbagai hal bersama-sama. Begitu menarik untuk membicarakan pengalaman tersebut saat ini," tutup Khailee.

BCA Senantiasa di Sisi Anda.


(adv/adv)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait