BRI Juara Umum Annual Report Award 2014

BRI Juara Umum Annual Report Award 2014

- detikNews
Selasa, 21 Okt 2014 00:00 WIB
BRI Juara Umum Annual Report Award 2014
Jakarta -

Berkat kinerja perusahaan yang cemerlang, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. meraih dua penghargaan di ajang bergengsi Annual Report Award 2014. BRI berhasil mengalahkan 261 perusahaan lainnya dan menjadi Juara Umum Annual Report Award 2014 untuk tahun laporan keuangan 2013. BRI juga mendapat gelar juara 1 kategori BUMN Listed Company.

Direktur Utama BRI – Sofyan Basir hadir untuk menerima kedua penghargaan tersebut dalam acara penganugerahan yang digelar di Ballroom Ritz Carlton Hotel – Jakarta, Kamis (16/10). “Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kerja cerdas seluruh jajaran karyawan maupun direksi BRI yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini hasil dari upaya dan usaha keras bertahun-tahun,” ujar Sofyan.

Annnual Report Award (ARA) merupakan ajang penghargaan yang menilai kualitas penerapan Good Corporate Governance (GCG) pada perusahaan-perusahaan dan mengacu pada ketentuan yang berlaku internasional. Perusahaan peserta ARA 2014 meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Ini tak lain disebabkan oleh meningkatnya kesadaran perusahaan untuk menerapkan GCG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Turut hadir dalam ARA 2014 di antaranya Dewan Komisioner OJK - Muliaman Hadad dan Anggota Komisioner OJK lainnya, Menteri Keuangan RI - Chatib Basri, Menteri BUMN - Dahlan Iskan, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia - Mirza Adityaswara, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia - Ito Warsito, Dirjen Pajak – Fuad Rahmany dan jajaran direksi berbagai perusahaan nasional.

“Penyelenggaran ARA sendiri bertujuan membangun daya saing ekonomi Indonesia melalui transparansi informasi dalam rangka menyongsong integrasi ekonomi ASEAN 2015,” jelas Kepala Eksekutif Pasar Modal OJK – Nurhaida. BRI sendiri berhasil membuktikan keberhasilannya menerapkan GCG dalam pengelolaan perusahaan. Dampak positifnya terlihat pada pertumbuhan laba bersih, kredit, dana pihak ketiga, tabungan serta fee based income.

Per triwulan II tahun 2014, BRI mencatat laba bersih setelah pajak sebesar Rp 11,72 T (bank only) atau naik 17,11% YoY. Kredit juga tumbuh 17,19% YoY menjadi Rp 459,13 T. Diiringi oleh prinsip kehati-hatian, tingkat kredit bermasalah terjaga di level 0,57%. Sementara itu, dana pihak ketiga tumbuh 11,27% YoY mencapai Rp 484,45 T.

Pertumbuhan tabungan BRI pun lebih tinggi dibanding rata-rata industri yakni 14,49% berbanding 10,12%. Kenaikan fee based income mencerminkan konsistensi BRI dalam mempertahankan pertumbuhan bisnisnya. Fee based income meningkat 20,8% YoY dengan sumbangan terbesar dari transaksi e-banking sebesar 55,9% YoY.

(adv/adv)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads