Tokoh PDIP Bali Yakin Jokowi Lanjutkan Reklamasi

Tokoh PDIP Bali Yakin Jokowi Lanjutkan Reklamasi

- detikNews
Rabu, 27 Agu 2014 00:00 WIB
Tokoh PDIP Bali Yakin Jokowi Lanjutkan Reklamasi
Jakarta -

Tokoh PDIP Bali Made Arjaya yakin kalau Presiden terpilih Jokowi akan melanjutkan proyek reklamasi Teluk Benoa karena sewaktu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sangat berharap proyek reklamasi 17 pantai di utara Jakarta bisa terlaksana karena banyak membawa manfaat.

β€œIya, saya yakin Jokowi akan meneruskan projek reklamasi karena beliau tahu betul manfaat dari reklamasi ini,” katanya di Denpasar, Bali.

Menurut dia, di berbagai daerah di Indonesia banyak dilakukan reklamasi, bukan hanya di Bali. Termasuk juga di Pulau Nipah yang menjadi pembatas jalur terluar perairan Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œDi sejumlah negara ada reklamasi seperti ini, karena tidak mengganggu lingkungan, tapi membawa kemanfaatan,” katanya lagi.

Made Arjaya juga menambahkan bahwa Keterlibatan masyarakat dalam projek ini perlu dilakukan sejak awal. Sebaiknya masyarakat kawal projek ini, dikritisi boleh, tapi jangan antipati. Hal itu supaya pembangunannya bisa berjalan dengan baik tanpa ada pihak yang merasa dirugikan.

Dukungan terhadap reklamasi Pantai Utara Jakarta disampaikan Jokowi pada saat Rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI, Kamis (12/12) lalu seperti yang sudah di publikasikan di media nasional (baca : alasan-jokowi-pertahankan-proyek-reklamasi-pantai http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/13/12/12/mxou4s-alasan-jokowi-pertahankan-proyek-reklamasi-pantai)

Jokowi menyampaikan bahwa projek reklamasi tersebut bisa mengatasi sejumlah permasalahan di Jakarta, mulai dari banjir, macet, hingga keterbatasan lahan.

Pada kesempatan tersebut Jokowi juga mengatakan, reklamasi 17 pantai akan menghasilkan lahan seluas 5100 meter yang bisa menjadi solusi kekurangan tanah di Jakarta.

"Semua negara punya reklamasi seperti ini karena terbukti tidak mengganggu lingkungan tapi bisa memberi kemanfaatan. Artinya kita juga bisa" demikian Jokowi.

(adv/adv)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads