DetikNews
Jumat 20 Juni 2014, 00:00 WIB

Hariyanto Arbi: Muda Gondol Medali, Sekarang Sukses Jadi Pengusaha

- detikNews
Hariyanto Arbi: Muda Gondol Medali, Sekarang Sukses Jadi Pengusaha
Jakarta -

Bagi seorang atlet, keputusan yang harus diambil menjelang waktu pensiun sangat menentukan kesejahteraan masa depannya. Salah satu contoh atlet yang telah mereguk kesuksesan di masa pensiunnya adalah Hariyanto Arbi. Mantan atlet nasional bulutangkis tunggal putra ini memilih jalur sebagai pengusaha.

Tak jauh-jauh, usahanya bergerak di bidang perlengkapan bulutangkis. Mulai dari kaos, celana, sepatu, raket, tas hingga karpet lapangan bulutangkis. Hari, panggilan akrabnya, mulai merintis usahanya yang diberi nama Flypower tersebut pada tahun 2002. Dia memulai usahanya ini bersama rekan sesama atlet, Fung Permadi.

“Saya beruntung diberkati Tuhan. Habis gantung raket saya bisa langsung mulai berbisnis. Kalau melatih, saya belum ada kesempatan,” ujar Hari ketika ditemui di GOR Djarum – Jakarta Barat, Rabu (11/6) sore. Tanpa ada dasar ilmu berbisnis, Hari pun mengembangkan Flypower sembari belajar dari orang-orang di sekitarnya.

“Awal-awal usaha ya semuanya susah. Asal kita menyikapinya seperti atlet saja. Tidak mudah menyerah dan putus asa. Akhirnya sampai sekarang usaha saya bisa membuahkan hasil. Untungnya semua teman-teman ikut membantu. Kalau kita bersikap baik pada orang, akan banyak yang bantu kita,” ujar pria kelahiran Kudus, 21 Januari 1972 tersebut.

Hebatnya, produk-produk Flypower tidak hanya beredar di pasar Indonesia. Namun juga diminati pasar mancanegara. Tercatat lebih dari 10 negara menyambut baik kehadiran produk-produk Flypower. Mulai dari Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, Malaysia, Korea, India, Australia, Jerman, Perancis, Swiss, Belanda hingga Amerika Serikat.

“Targetnya, melalui Flypower kita bisa mengenalkan bahwa Indonesia juga bisa menghasilkan produk yang kualitasnya memenuhi standar internasional,” jelas juara All England 1993 dan 1994 itu. Kecintaan Hari terhadap Indonesia dapat terlihat dari penggunaan motif Garuda dan batik di beberapa seri kaos bulutangkis Flypower.

Menanggapi pertanyaan tentang kompetisi usaha dengan sesama mantan atlet bulutangkis nasional, pasangan Alan dan Susi, Hari menanggapi santai. “Dengan adanya kompetitor itu bagus. Kalau tidak ada kompetisi kan kita stuck. Tidak naik-naik.” Juara Thomas Cup empat kali itu pun konsisten mendukung perbulutangkisan Indonesia.

Flypower menjadi sponsor 14 atlet Pelatnas, di antaranya: Rian – Angga, Riky – Richi, Suci – Tiara dan masih banyak lagi. Flypower juga bekerjasama dengan PB Djarum Kudus untuk mendukung tim atlet U-19. Hari mulai bermain bulutangkis sejak usia 10 tahun, mengikuti jejak kedua orangtua serta kakak-kakaknya.

Segudang prestasi telah ditorehkan oleh atlet yang dijuluki “Smash 100 Watt” ini. Hari pernah menjadi juara selama dua tahun berturut-turut pada tahun 1993 dan 1994. Dia juga berhasil meraih medali emas pada SEA Games tahun 1997 dan empat kali menjuarai Thomas Cup pada tahun 1994, 1996, 1998 dan 2000. Sekarang, Hari masih sering bermain bulutangkis setiap Senin dan Rabu sore sepulang kerja.

Menjelang pergelaran BCA Indonesia Open 2014, Hari pun mengungkapkan harapannya. “Sekarang pengurusan PBSI yang baru lebih bagus. Memberikan kesempatan bagi yang muda-muda. Cuma masih butuh waktu untuk sukses. Harapan saya, tahun ini di BCA Indonesia Open 2014 ada pemain Indonesia yang berhasil masuk babak final,” tutup Hari.

“Saksikan dan dukung atlet bulutangkis nasional di BCA Indonesia Open 2014! Dapatkan tiketnya hanya di ticket box resmi: blibli.com


(adv/adv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed