Senang berdagang dan bertemu pelanggan menjadi motivasi utama Yun Yun terjun ke bisnis jual beli ponsel di kawasan ITC Roxy Mas pada tahun 2001. Berbekal pengalaman dan pengetahuan mengenai ponsel dari pekerjaan formal yang dilakoninya sebelumnya di sebuah perusahaan ritel ponsel besar, ia pun membulatkan tekadnya.
Tidak disangka keputusannya banting setir dari karyawan menjadi pebisnis tersebut berbuah manis. Ia pun memulai dengan sebuah toko kecil yang hanya menjual ponsel second di lantai 3 ITC Roxy Mas. Lantai tersebut memang lebih sepi pengunjung. Namun dengan kegigihan dan usaha perlahan-lahan bisnisnya merangkak maju. Kini ia memiliki 3 toko di lantai dasar ITC Roxy Mas dengan nama Fran’s Cell, diambil dari nama suami tercintanya.
Ketiga tokonya tersebut juga tidak pernah sepi. Selalu ada saja pelanggan yang berkunjung. Mulai dari yang sekedar tanya-tanya, serius beli hingga ingin menjual ponselnya. Para pegawai yang membantunya tidak pernah menganggur. Selalu terlihat sibuk berlalu-lalang melayani pelanggan meskipun di hari biasa. Barang dagangannya selalu laris manis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mencapai kesuksesan tersebut tentu bukanlah hal yang mudah. Banyak tantangan dan cobaan yang harus dihadapinya. Seperti keadaan perekonomian yang kian dinamis dan tentunya persaingan harga dari usaha sejenis. Beruntung ia cerdik menciptakan pembeda dengan toko lainnya. Salah satunya dengan selalu mengikuti permintaan pasar.
Ketika Blackberry tengah populer di Indonesia, ia memenuhi mayoritas stok barang dagangan di tokonya dengan produk Blackberry dari berbagai tipe. Begitu juga kini ketika ponsel merek Samsung diburu masyarakat, ia melengkapi tokonya dengan produk-produk ponsel Samsung beserta aksesorisnya.
Meski ramai pelanggan ada satu prinsip yang terus dipegangnya yaitu kejujuran. Menurutnya mencari keuntungan tidak boleh dilakukan dengan cara-cara curang. Seperti menukar sparepart atau aksesoris asli dengan yang palsu untuk dijual kembali, atau memberikan penawaran harga yang terlampau tinggi.
“Untung bisa dicari yang penting jangan bohong, tidak jujur. Pelanggan itu aset, kalau mereka tidak percaya lagi dengan kita lama-lama toko sepi dan akhirnya tutup juga kan. Maka itu lebih baik jalan yang lurus supaya rejekinya lurus juga,” ujar wanita kelahiran Pangkal Pinang ini.
Selain itu mempertahankan kualitas pelayanan untuk pelanggannya. Ia selalu menekankan kepada pegawainya untuk melayani pelanggan tanpa pilih-pilih. Agar terlihat profesional dan kredibel, setiap karyawan dituntut disiplin berseragam dan mengikuti jam kerja yang sudah ditentukan.
Setiap pegawai juga diharapkan dapat memenuhi target penjualan. Apabila target terpenuhi tak segan-segan Yun Yun memberikan bonus, mengajak mereka berwisata gratis atau sekedar makan bersama. Tidak heran kekompakan antar pegawai terbina.
Menangani usaha sebesar sekarang ini, Yun Yun sangat terbantu dengan kehadiran layanan perbankan dari BCA. Seperti salah satunya mesin EDC yang selalu siap tersedia di setiap toko miliknya. EDC telah menguntungkan Yun-yun dari segi pengelolaan uang. Ia tidak lagi harus menghitung uang dalam jumlah besar yang diberikan pelanggan sebagai pembayaran, atau takut tertipu oleh uang palsu. Frekuensi setor tunai ke kantor cabang BCA pun jadi lebih sedikit sehingga kesibukannya tidak terganggu.
Tidak hanya itu pelanggan-pelanggannya pun merasa diuntungkan. Saat ini hampir 60% pelanggannya memilih transaksi secara debit dengan menggunakan EDC BCA. Ini karena membawa uang tunai dalam jumlah besar lebih beresiko. Jumlah pelanggan pun otomatis meningkat.
“Sebagai merchant saya merasa diuntungkan. Selain layanannya cepat, jaringan BCA luas. Transaksi hari ini besok kita cetak buku sudah ada transaksinya. Kalau datang ke kantor cabang atau menelepon Halo BCA, solusi yang didapat cepat dan ramah-ramah,” lanjut Yun Yun.
Selain EDC yang dapat memudahkan dan menguntungkan nasabah pebisnis, BCA juga memiliki serangkaian Solusi Bisnis lainnya. Temukan beragam informasinya di www.bca.co.id atau dengan menghubungi Halo BCA di (021) 500888.
BCA Senantiasa di Sisi Anda
(adv/adv)










































