Perjalanan Sukses Yenny Chiang Menjadi Pengusaha Mannequin

Perjalanan Sukses Yenny Chiang Menjadi Pengusaha Mannequin

- detikNews
Jumat, 16 Mei 2014 00:00 WIB
Perjalanan Sukses Yenny Chiang Menjadi Pengusaha Mannequin
Jakarta -

Tampilan mannequin di dalam outlet fashion ternyata sangat mempengaruhi tampilan outlet, koleksi pakaian yang ditawarkan dan dapat berpengaruh juga pada penjualan. Ini karena beragam pose dan model mannequin menambah kecantikan tampilan busana di dalam outlet. Fungsinya kurang lebih sama dengan model pada catwalk. Menarik bukan?

Alasan inilah yang membuat Yenny Chiang memilih menekuni bidang visual merchandising dibandingkan desain fashion seperti kebanyakan wanita. Berbekal ilmu yang dimilikinya selama berkuliah di Fakultas Desain Tekstil di Fujen Catholic University dan pengalaman 4 tahun bekerja di Matahari Departement Store, pada tahun 1989 Yenny memberanikan diri memulai usahanya sebagai wirausaha di bidang ini dengan membuka workshop Yenโ€™s Creative.

Ketekunan dan prinsip mengedepankan kualitas dalam setiap karyanya menghantarkan Yenny pada kesuksesan mengembangkan bisnis. Kini sejumlah department store di bawah asuhan Matahari Group, Metro, Lotte Shopping Avenue hingga department store di luar kota telah menjadi klien tetapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu juga dengan sekolah fashion seperti Bunka, Binus University dan LaSalle Jakarta yang kerap memesan mannequin-nya sebagai patron dalam pelajaran desain fashion. Kualitas mannequin kreasinya bahkan sudah dikenal di luar negeri seperti di Mesir, Singapura, Australia dan Belanda.

โ€œBanyak klien yang memang cerita kalau patung mannequin yang dipesan dari saya berhasil mengangkat image brand mereka, sampai meningkatkan penjualan. Mungkin karena saya tidak hanya jual patung tapi juga memperhatikan kecocokan patung dengan image brand mereka,โ€ ujar Yenny.

Setiap bulannya Yenny memproduksi 600-700 boneka mannequin dengan bahan fiber glass. Sedangkan untuk mannequin berbahan polyurethane dalam sebulan pabriknya dapat memproduksi 200-300 buah. Harga satu mannequin berkisar antara Rp1.500.000,-, Rp.7.000.000,- hingga Rp 15.000.000,-. Dapat dibayangkan bukan berapa omzet yang diterima Yenny ketika pesanan berdatangan.

Bisnis yang dibangunnya ini ternyata benar-benar berawal dari nol yaitu ketika Yenny memutuskan mengundurkan diri dari profesinya sebagai visual merchandiser di Matahari Departement Store setelah menikah.

Bermodal sebuah space kecil di rumahnya di kawasan Bintaro, dibantu oleh suaminya Benny dan seorang asisten. Wanita kelahiran Kabanjahe, Sumatra Utara ini mengkreasikan aneka pose dan bentuk mannequin.

Usahanya pun tidak selalu mulus. Tahun 1998 pabrik yang dibangunnya dari hasil jerih payah di kawasan Bintaro dibakar massa. Rugi yang ditanggung sangat besar. Apalagi banyak patung mannequin pesanan yang belum sempat terkirim ke klien. Sedih dan kecewa sudah pasti. Namun menurutnya cobaan tersebut adalah kesempatan untuknya agar dapat lebih bersemangat lagi membangun usahanya.

Beruntung juga pada tahun 2003 ia menjadi nasabah PT. Bank Central Asia, Tbk (BCA) sehingga dapat memanfaatkan beragam produk Solusi Bisnis yang ditawarkan. Seperti misalnya bantuan modal pengembangan usaha dari BCA.

โ€œKetika sedang kesulitan BCA selalu bisa bantu saya terutama dari urusan dana dan modal usaha. Setelah pabrik di Bintaro terbakar saya juga dapat bagun pabrik lagi di Parung, luas tanahnya 3.000 meter persegi dengan bantuan BCA,โ€ ujar ibu dua putri ini.

Beragam layanan seperti KlikBCA Bisnis, m-BCA hingga layanan perbankan khusus pebisnis BCA Bizz juga setia menemani perjalanan bisnisnya. Kemudahan yang diberikan BCA dalam membantu transaksi perbankan dan pengembangan bisnis ini juga membuat pekerjaannya lebih sederhana.

Karena itulah selain sukses dalam bisnis, ia tetap dapat mendampingi kedua putrinya Lucky Tiffany dan Jacqueline Tifanny hingga dewasa. Bahkan kini meski putri pertamanya sudah lulus dari UCLA, Amerika Serikat dan bekerja jauh dari tanah air, ia tetap dapat meluangkan waktu untuk mengecek kabar putrinya.

Sebagai target kedepannya Yenny berharap dapat terus meningkatkan jumlah produksi dan terus menjaga kualitas produk agar bisa memenuhi permintaan dari mancanegara. Untuk urusan transaksi perbankan dan finansial, ia tetap mempercayakan pada BCA.

BCA Senantiasa di Sisi Anda

(adv/adv)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads