Anda tentunya pernah mendengar tentang Shibuya, salah satu distrik yang terkenal sebagai pusat belanja, fashion, lifestyle dan pusat hiburan untuk kaum muda di Tokyo, Jepang. Bahkan mungkin sudah pernah berkunjung ke sana.
Nuansa kemeriahan Shibuya tersebut hadir di Jakarta melalui Pop Up Market yang diselenggarakan oleh mahasiswa-mahasiswa S1 Prasetya Mulya Business and Economic School pada 11-13 April lalu. Acara yang bertempat di Kuningan City ini menggunakan dekorasi yang dibuat seperti Shibuya sungguhan. Pintu masuk di Pop Up Market persis seperti pintu masuk ke Stasiun Shibuya, ada juga salah satu bagian yang dibuat mirip persimpangan jalan besar yang terdapat di Shibuya.
Pop Up Market merupakan acara tahunan yang diselenggarakan dengan tujuan mendukung perkembangan brand-brand lokal hasil karya anak bangsa. Melalui acara ini diharapkan brand-brand lokal memperoleh kesempatan untuk menunjukkan esksitensinya dan memperoleh popularitas di kalangan muda Indonesia. Oleh karena itu sebanyak 67 brand lokal dihadirkan ke acara ini. Tidak hanya brand yang sudah mapan dan besar, tetapi juga brand yang baru memulai kiprahnya di bidang ritel Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan dukungan dari BCA dan ramainya pengunjung dari berbagai kalangan, bukan hanya kawula muda, panitia penyelenggara Pop Up Market kali ini optimis, omzet bisa melebihi penyelenggaraan acara Pop Up Market 2013 yang mencapai Rp2 Milyar.
Brand fashion seperti Voyej, Vorman, River Doe, Pot Meets Pop, Monstore, Woodka dengan desain jam tangannya yang khas menggunakan bahan kayu dan Orca dapat ditemui di sini. Bagian kuliner tak kalah seru. Ada Puyo Silky Dessert yang sedang terkenal-terkenalnya di kalangan anak muda, Kedai Kombi yang menawarkan menu-menu dari kopi asli Indonesia, Kelasi alias Kelapa Isi, Burgreen, Amare dan masih banyak lagi.
Memiliki visi yang sama dengan Pop Up Market, yaitu mendukung perkembangan kewirausahaan dan ekonomi kreatif di Indonesia, PT. Bank Central Asia Tbk (BCA) turut mendukung berlangsungnya acara ini. BCA hadir melalui berbagai berbagai promo menarik dan kemudahan pembayaran menggunakan Flazz dan EDC BCA dalam bagi pengunjung saat berburu produk fashion dan kuliner unik di Pop Up Market.

Selain kemudahan pembayaran dengan Flazz dan Debit BCA, Pemilik Tahapan Xpresi BCA dapat memperoleh diskon 10% pada saat membayarkan hasil perburuannya di hari pertama Pop Up Market. Selain itu ada juga promo potongan harga 10% bagi pemilik Tahapan Xpresi BCA pada saat pembelian produk fashion apabila mengunggah foto tenant dan Kartu Paspor Xpresi ke Instagram atau Twitter. Caranya mudah cukup lengkapi foto dengan tagar #PopUpYourXpression dan #TahapanXpresiBCA.
Untuk yang senang icip-icip kuliner selama Pop Up Market berlangsung pengunjung dapat mengikuti program Food Hunter yang diadakan 2 hingga 3 kali dalam satu hari. Promo-promo ini berlaku di berbagai tenant kuliner Pop Up Market 2014 untuk pemegang BCA Card dan Tahapan Xpresi BCA
Transaksi jual beli antara tenant dan pengunjung tentunya sangat erat kaitannya dengan transaksi perbankan. Semakin banyak pengunjung yang memilih menggunakan transaksi elektronik menggunakan kartu debit, kartu prabayar seperti Flazz hingga kartu kredit. Oleh karena itu BCA, sebagai bank transaksional juga turut mempermudah pembayaran di Pop Up Market dengan support mesin EDC dan reader Flazz di setiap booth tenant.
Dukungan untuk Pop Up Market 2014 bukanlah yang pertama kali melainkan sudah yang ketiga kalinya. Melalui dukungan ini diharapkan jumlah penjualan tenant meningkat dan penetrasi brand ke pengunjung yang hadir lebih luas. Diharapkan juga semakin banyak brand dikenal dan menjadi favorit masyarakat.
BCA Senantiasa di Sisi Anda
(adv/adv)











































