Fortune Indonesia kembali merilis daftar Most Admired Companies 2014 yang terdiri dari 20 perusahaan lintas sektor industri. Tahun ini, PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) berhasil melesat ke peringkat ke-3 perusahaan paling dikagumi di Indonesia. Selain itu, BCA juga sukses meraih peringkat ke-1 di kategori industri keuangan.
Sebanyak tiga penghargaan berhasil dibawa pulang oleh BCA pada ajang penghargaan Fortune Indonesia’s Most Admired Companies 2014 di Ballroom 3 Hotel Mulia – Jakarta, Rabu (2/4). Ketiga penghargaan itu adalah The First Winner in Finance Industry, The Best 20 of Most Admired Companies in Indonesia dan The Third Winner in Cross-Sector Industry.
Wakil Presiden Direktur BCA – Eugene Keith Galbraith hadir siang itu untuk menerima penghargaan yang diserahkan oleh CEO Kompas Gramedia – Agung Adiprasetyo. Pagi hari sebelum sesi penghargaan, digelar CEO’s Discussion dengan tema “Welcoming the New Leadership with a Strong Pilot”. Presiden Direktur BCA – Jahja Setiaatmadja hadir menjadi salah satu pembicara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Most Admired Companies 2014 merupakan hasil kerjasama antara majalah Fortune Indonesia dan Hay Group International untuk yang ketiga kalinya. Untuk memilih 20 perusahaan yang paling dikagumi, Hay Group melakukan tiga proses. Pertama, survei terhadap para eksekutif, direktur dan analis keuangan untuk menemukan perusahaan yang bereputasi paling baik. Pemilihan perusahaan kandidat mengacu pada daftar Kompas 100 dari sembilan sektor industri dan ukuran pendapatan.
Proses kedua, setiap kandidat akan dievaluasi berdasarkan sembilan kriteria berbeda di antaranya:
- kualitas manajemen,
- kualitas produk/jasa yang ditawarkan,
- inovasi,
- nilai sebagai investasi jangka panjang,
- posisi keuangan yang kuat,
- kemampuan menarik dan mengembangkan potensi karyawan,
- tanggung jawab terhadap komunitas dan lingkungan,
- bijaksana dalam menggunakan aset perusahaan,
- efektivitas dalam menjalankan bisnis secara regional
Proses ketiga, setiap parameter yang ada akan dinilai sesuai tingkat resiko industri dan prediksi terhadap berbagai tantangannya. Kandidat pun dievaluasi oleh beberapa panelis yang terdiri dari para pemimpin perusahaan atau CEO perusahaan lain. Di sini, para CEO diminta mengisi survei dan mengevaluasi setiap perusahaan sesuai kriteria yang telah ditentukan.
Kandidat juga dievaluasi oleh Investment Analysts yang berasal dari berbagai institusi. Para analis ini akan mengevaluasi aspek fundamental perusahaan. Terakhir, setiap kandidat akan dievaluasi oleh Panel Ahli Hay Group yang terdiri dari tim leadership, konsultan dan analis senior. Mereka akan mengevaluasi perusahaan berdasarkan kinerja saat ini dan kemampuannya mengatasi tantangan serta resiko masa depan.
BCA Senantiasa di Sisi Anda











































