Agar Indonesia meraup manfaat dari diberlakukannya Zona Perdagangan Bebas ASEAN (AFTA) 2015, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) mensyaratkan industri dalam negeri harus makin kuat dan diperluas.
Kita harus menjadi production base kawasan ASEAN dan bukan hanya sebagai pasar yang dibanjiri produk impor, kata Hatta di Jakarta, Minggu 6 April 2014.
Dalam konsep Delapan Kerja Nyata PAN, Hatta menegaskan perlunya penyederhanaan perijinan, birokrasi yang lebih efisien serta kebijakan insentif yang komprehensif bagi pelaku usaha Indonesia agar lebih kompetitif di kawasan ASEAN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Hatta, arah pengembangan ekonomi Indonesia dimasa depan harus mengandalkan inovasi, kreatifitas dan teknologi, serta mengurangi ketergantungan terhadap eksploitasi sumber daya alam. Oleh karena itu, kemudahan dan insentif investasi baru maupun pengembangan usaha diberikan tidak hanya kepada investor besar, namun juga untuk pelaku usaha menengah dan kecil yang inovatif.
PAN terus bertekad untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berdaya saing tinggi, sehingga mampu menjadi kekuatan yang diperhitungan di arena global ungkap Hatta mengakhiri pembicaraan.











































