Perkembangan teknologi perbankan layaknya dua sisi mata uang. Hadirnya mesin ATM di berbagai lokasi strategis, layanan perbankan dengan EDC, internet banking dan mobile banking di satu sisi memberi kemudahan dan kemandirian bagi nasabah untuk bertransaksi di manapun dan kapanpun. Namun, di sisi lain nasabah rentan terhadap kejahatan perbankan.
Namun, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus berkomitmen untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan nasabah, terutama dalam hal transaksi keuangan elektronik. BCA telah menerapkan sistem pengamanan yang canggih untuk menjaga keamanan data nasabah dari berbagai modus kejahatan. Tetapi ada baiknya apabila nasabah BCA juga waspada. Salah satunya dengan menjaga keamanan PIN kartu ATM/Debet, Key BCA ataupun KlikBCA dengan beberapa tips berikut :
1. Pastikan tidak ada pihak lain yang mengetahui PIN Anda
Jangan pernah memberi tahukan PIN kartu ATM/Debet dan PIN Key BCA kepada siapapun termasuk petugas bank dan keluarga. Petugas bank tidak memiliki kepentingan untuk menanyakan PIN kartu ATM/Debet atau PIN Key BCA kepada nasabah. Selain itu, hindari untuk mencatat PIN dimanapun termasuk menyimpannya di dalam dompet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kartu ATM/Debet dan Key BCA bersifat personal. Usahakan untuk melakukan berbagai transaksi melalui ATM atau internet banking sendiri, dan jangan pindah tangankan kartu ATM/Debet dan Key BCA.
3. Tutupi PIN dengan tangan
Salah satu modus kejahatan perbankan seperti skimming akan selalu berdampingan dengan usaha untuk melakukan pengintipan PIN kartu ATM/Debet. Oleh karena itu tutupilah tangan anda saat melakukan input PIN pada mesin ATM tunai dan non tunai atau mesin EDC.
4. Ganti PIN secara berkala
Pilih kombinasi nomor yang unik dan sulit untuk ditebak oleh orang lain. Jangan gunakan nomor plat kendaraan, tanggal lahir atau nomor telepon sebagai nomor PIN. Untuk keamanan ganti nomor PIN satu bulan sekali. Jika benar-benar lupa nomor PIN ATM, segera ke cabang BCA terdekat untuk mendapat penggantian kartu Paspor BCA yang baru
5. Tidak meninggalkan mesin ATM sebelum tuntas bertransaksi
Sebelum meninggalkan ATM tunai maupun ATM non tunai, pastikan transaksi sudah benar-benar tuntas dan layar pada mesin ATM sudah kembali ke menu awal. Pastikan juga kartu ATM sudah Anda tarik dari reader dan tersimpan dengan baik.
6. Jangan hiraukan pihak-pihak yang menawarkan bantuan dalam ruang ATM
Ketika mengalami kesulitan saat bertransaksi segera hubungi Halo BCA di (021) 500888. Jangan pernah menghiraukan pihak-pihak yang menawarkan bantuan di dalam ruang ATM, karena bisa jadi merupakan salah satu modus kejahatan perbankan.
7. Selalu waspada saat melakukan transaksi e-banking
Jangan lakukan transaksi di perangkat komputer yang dipakai secara umum dan pastikan Anda sudah log out sebelum beranjak dari depan layar komputer. Selain itu, BCA tidak pernah meminta memasukkan angka/respon dari KeyBCA diluar dari transaksi transfer, pembayaran, pembayaran e-commerce, pembelian, mendaftarkan rekening tujuan transfer, mengubah alamat email, registrasi kartu kredit, menambah atau menghapus koneksi KeyBCA, aktivasi KeyBCA dan aktivasi BCA KlikPay.
8. Waspada penipuan melalui telepon, fax atau email
Petugas bank BCA tidak berkepentingan untuk mengetahui PIN kartu ATM/Debet ataupun KeyBCA. Oleh karena itu jangan hiraukan telepon, fax atau email oknum petugas bank yang menanyakan data pribadi termasuk PIN ATM, Key BCA ataupun PIN internet banking. Tips-tips tersebut diharapkan dapat membantu nasabah agar lebih aman dan nyaman dalam melakukan transaksi. Apabila ada hal yang mencurigakan saat bertransaksi, hubungi Halo BCA di (021) 500888.
BCA Senantiasa di Sisi Anda
(adv/adv)











































