Giliran Arek Suroboyo yang Diajak Lebih Bijak Memilih Notebook

Giliran Arek Suroboyo yang Diajak Lebih Bijak Memilih Notebook

Advertorial - detikNews
Selasa, 28 Jan 2014 09:26 WIB
Giliran Arek Suroboyo yang Diajak Lebih Bijak Memilih Notebook
Jakarta - Sukses ‘membuka mata’ anak muda Jakarta tentang cara memilih notebook yang awet dan sepadan dengan harganya pada Desember silam, kini Toshiba menyambangi Surabaya. Melalui acara bincang-bincang “What Makes a Durable & Value-for-Money PC”, Toshiba mengajak arek Suroboyo untuk lebih bijak dalam memilih sebuah notebook.

Dengan banyaknya merek notebook yang beredar, kita sebagai konsumen punya pilihan. Selain aspek harga dan spesifikasi, reputasi merek produsen notebook pun selayaknya jadi pertimbangan. Bukan sekedar mencari harga murah karena bagaimana pun kualitas yang dipertaruhkan.

Acara bincang-bincang yang diadakan di Center Stage Cafe, Jalan Panglima Sudirman – Surabaya pada Kamis (23/1) ini menghadirkan empat pembicara. Ada Hairul Mohamad Ibrahim (Assistant Manager Product Marketing / Toshiba Singapore Pte Ltd), Iswadi Pryanali Linardo (Senior Marketing Specialist / Toshiba Singapore Pte Ltd - Jakarta Office), Ken Dean Lawadinata dan Rama Mamuaya (Founder & Chief Executive DailySocial).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hairul berbagi informasi tentang durabilitas dan kualitas yang dimiliki notebook-notebook Toshiba. Salah satu yang jadi highlight malam itu adalah ketangguhan notebook Toshiba Portege Z930. Ultrabook andalan Toshiba ini diuji melalui drop test dan pressure test yang melibatkan peserta acara bincang-bincang.

Hairul menjelaskan teknologi EasyGuard dan struktur Honeycomb membuat Toshiba Portege Z930 begitu tangguh. Setelah dijatuhkan dari ketinggian 70 cm, diinjak oleh peserta perempuan dan dilindas oleh sepeda yang dikendarai peserta laki-laki, ultrabook super tipis ini masih berfungsi baik seperti biasa.


Pressure test dan bicycle running test


Selain itu, Hairul juga memperkenalkan notebook terbaru Toshiba Satellite NB10 / NB10t (varian touch screen) yang diluncurkan pada acara “What Makes a Durable & Value-for-Money PC” di Jakarta, 18 Desember 2013. Notebook mungil ini tersedia dalam dua varian yakni Touch Screen dan non-Touch Screen. Menggunakan sistem operasi Windows 8 dan prosesor Intel Baytrail / Celeron terbaru, kinerja grafis Satellite NB10 / NB10t lebih baik, cepat serta hemat konsumsi baterai.

Bagi seorang digitalpreneur seperti Rama, ternyata notebook Toshiba pernah memiliki peran dalam kehidupan serta karirnya. “Awal gue mulai blogging itu pakai notebook Toshiba. Sampai sekarang masih gue simpan karena ada sejarah sendiri bagi gue. Bisa dibilang notebook Toshiba membantu transisi gue dari mahasiswa jadi seorang profesional,” ujar Rama.


Rama Mamuaya sharing tentang pengalamannya berbisnis di dunia digital


“Gue kuliah IT dan penggunakan notebook gue itu melebihi orang biasa. Awalnya gue enggak pilih Toshiba karena harganya agak mahal. Tapi dari situ gue belajar. Ada harga, ada kualitas. Laptop-laptop murah lain yang gue beli, 2-3 bulan sering hang. Apalagi dengan penggunaan ekstrim seperti gue, ada yang beberapa minggu sudah rusak.”

Notebook Toshiba Satellite milik Rama merupakan pemberian sang ayah untuk keperluan skripsi. Selama dua tahun terakhir kuliah, Rama memiliki 4 laptop dengan merek berbeda. Sampai sekarang, hanya notebook Toshiba-nya yang masih bisa berfungsi dengan baik. “Maka itu bagi gue durabilitas dan kualitas notebook yang paling penting,” kata Rama.

Acara bincang-bincang bersama Toshiba ini untuk pertama kalinya diadakan di Surabaya. Maka wajar jika sekitar 100 peserta yang hadir malam itu terlihat antusias menyimak pemaparan para pembicara. Salah satunya Falah, 21, mahasiswa asal Mojokerto yang kuliah di Tangerang Selatan.

“Saya user setia Toshiba, jadi kalau ada acara apa pun yang diadakan Toshiba pasti saya usahakan datang. Waktu acara yang di Jakarta, saya sudah daftar tapi belum terpilih. Kebetulan kali ini saya lagi pulang, jadi bisa ikut,” ujar Falah yang menggunakan Toshiba Satellite L510 sejak tahun 2007.

Falah mengaku betah menggunakan notebook warisan dari sang ibu tersebut. “Tiap hari saya pakai notebook 8-12 jam untuk online dan main game. Bahkan bisa sampai 2 hari menyala terus tapi notebook Toshiba saya tidak terasa panas. Kalau pun mau ganti laptop baru, saya hanya mau pilih Toshiba karena kalau merek lain rasanya was-was,” ujar Falah yang tertarik pada Satellite NB10t itu.

Lain lagi dengan Amak, 27, peserta dari Magelang. Meski bukan pengguna notebook Toshiba, Amak berminat mengikuti acara ini. “Saya ingin tahu produk apa saja yang dimiliki Toshiba. Malam ini peserta sangat antusias selain karena doorprize yang menggiurkan, Toshiba memang sudah familiar sekali. Rata-rata di keluarga saya juga pakai notebook Toshiba,” ujar Amak.

Sehari-hari Amak menggunakan notebook untuk kerja dan browsing. Dia membutuhkan notebook dengan spesifikasi tinggi karena pekerjaannya sebagai desainer kontraktor. Setelah menyimak demonstrasi drop test dan pressure test, Amak pun mengaku tertarik dengan notebook Toshiba seri Portege.


Setelah melalui berbagi tes ekstrim, Toshiba Portege Z930 masih berfungsi dengan baik. Membuktikan kualitasnya sebagai notebook yang awet dan tahan banting.


Informasi lebih lanjut dan promo ter-update mengenai notebook PC Toshiba bisa didapatkan di:

Website resmi Toshiba: http://pc.toshiba-asia.com/
Twitter: @ToshibaPCid
Facebook fanpage: http://www.facebook.com/ToshibaNotebookPC
Youtube channel: www.youtube.com/toshibanotebookpc



(adv/adv)


Berita Terkait