Penggemar olah raga sepeda motor trail enduro (dirt bike) kembali beraksi dalam Surya Autology Xtrim Sumatera Xpedition (X3) yang telah diadakan untuk ketiga kalinya pada 1-3 November 2013.
Sebanyak seribu penggemar dirt bike dari berbagai daerah di Indonesia seperti Hingga saat ini tercatat peserta yang menyatakan hadir berasal dari Banda Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Palembang, Jakarta, Bogor, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogjakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Bekasi, Bali dan Makasar ikut berpartisipasi dalam acara berskala nasional ini.
Acara ini diprakarsai oleh Xtrim (Xpedition Trail Mania), sebuah klub pecinta dirt bike terbesar di Indonesia dan didukung oleh Gudang Garam Surya melalui Surya Autology. Gelaran Surya Autology Xtrim Sumatera Xpedition ini merupakan yang ketiga kalinya setelah pada dua tahun sebelumnya memperoleh sambutan yang baik terlihat dari jumlah partisipan dan animo masyarakat yang menyaksikannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karakter rute perjalanan kali ini lebih menantang namun penuh pertimbangan dan aman untuk jumlah peserta yang banyak. Peserta akan ditantang untuk melewati area perkampungan, sawah, tebing terjal, sungai, track berpasir dan rute berlumpur.
“Event kali ini dirancang sebagai persiapan untuk dapat menjadi ajang berskala internasional. Selain itu event ini juga merupakan bentuk nyata promosi potensi pariwisata di Indonesia khususnyauntuk Sumatera Utara. Untuk itu kami turut mengundang beberapa peserta dan observer dari luar negeri,” ujar Musha Isdishah (Doddy), Ketua Umum Xtrim Indonesia.
Tahun ini ada beberapa peserta dari negara sahabat seperti Switzerland dan Australia yang turut berpartisipasi dalam acara ini. Bahkan acara ini menarik animo penggemar dirt bike dari
Pelaksanaan Surya Autology Sumatra Xtrim Xpedition yang bertepatan dengan hari jadi Xtrim Indonesia yang ke-10 ini, juga tidak meninggalkan tradisi CSR yang selalu dilakukan tiap tahunnya. Kali ini aka nada kegiatan penanaman pohon, pembagian komputer ke 6 sekolah, beasiswa, pembersihan rumah ibadah hingga pembuatan jembatan kayu di tiga desa.
(adv/adv)










































