Tak dapat dipungkiri pendidikan berperan penting dalam masa depan seseorang. Namun kendala finansial kerap menjadi penghambat anak muda berprestasi dalam mengejar pendidikan yang lebih tinggi. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan di Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali memberikan Beasiswa Bakti BCA untuk tahun ajaran 2013 – 2014.
Tahun ini ada 16 perguruan tinggi negeri (PTN) yang menerima Beasiswa Bakti BCA dengan total nilai donasi sekitar Rp 4 miliar. Penyerahan Beasiswa Bakti BCA telah dilakukan secara simbolis oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja kepada Pembantu Rektor III Universitas Udayana, I Nyoman Suyatna di Menara BCA – Jakarta, Selasa (1/10). Turut menyaksikan adalah Direktur BCA Subur Tan, Sekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati dan perwakilan 10 PTN.
“Program bantuan untuk pendidikan menjadi perhatian besar bagi BCA. Para pelajar merupakan generasi unggul calon pemimpin masa depan Indonesia,” kata Jahja Setiaatmadja. Komitmen untuk terus meningkatkan SDM melalui pendidikan, sebagai upaya membantu bagi mahasiswa kurang mampu secara finansial untuk menyelesaikan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. “ Kami akan melakukan program ini terus menerus. Ini merupakan langkah untuk terus membina hubungan baik dengan para penggiat pendidikan agar semua generasi muda Indonesia dapat memperoleh pendidikan,” katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keenambelas PTN penerima Beasiswa Bakti BCA 2013 tersebut yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Padjajaran, Universitas Sumatra Utara, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga, Universitas Sriwijaya, Universitas Udayana, Universitas Hasanuddin, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Cendrawasih dan Universitas Mulawarman.
Program Beasiswa Bakti BCA telah dijalankan sejak tahun 1999 dan jumlah PTN penerima terus bertambah setiap tahunnya. Salah satu PTN yang telah bekerjasama dengan Beasiswa Bakti BCA sejak awal adalah Universitas Udayana. “Tahun ini total untuk 21 orang diberikan biaya SPP sekitar Rp 56 juta. Kemudian ada biaya uang saku sekitar Rp 143 juta,” ungkap Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Udayana, Indra Kecapa.
Tahun lalu ada 10 mahasiswa yang menerima Beasiswa Bakti BCA. Menurut Pembantu Rektor III Universitas Udayana, I Nyoman Suyatna, seluruh proses mulai dari seleksi mahasiswa hingga alokasi beasiswa, berada di tangan Bakti BCA. Sistem aplikasi peserta beasiswa dan pemilihan dilakukan secara online, jadi sangat obyektif.
“Mahasiswa kami sangat senang sekali. Terus terang di Bali mahasiswa datang dari berbagai daerah. Di Bali mereka harus bersaing dengan orang-orang pariwisata. Kita ketahui pariwisata di Bali sangat besar jadi harga-harga juga semuanya tinggi. Sehingga anak sulit bersaing dengan mereka, apalagi mereka yang kurang mampu dari segi ekonomi. Bantuan dari Beasiswa Bakti BCA sangat terasa sekali manfaatnya,” jelas Nyoman.
BCA memandang pendidikan sebagai investasi dalam meraih masa depan yang lebih baik. Melalui program Beasiswa Bakti BCA 2013, diharapkan dapat terbentuk karakter generasi muda Indonesia yang cerdas, kuat dan mampu menjadi pemimpin masa depan.
BCA Senantiasa di Sisi Anda.
(adv/adv)











































