Bakti BCA Operasi Katarak di Sanggau

Bakti BCA Operasi Katarak di Sanggau

- detikNews
Senin, 02 Sep 2013 01:00 WIB
Bakti BCA Operasi Katarak di Sanggau
Jakarta - Katarak menjadi penyebab utama  kebutaan di Indonesia. Berdasarkan hasil survei kesehatan indera penglihatan tahun 1993-1996 terlihat bahwa gangguan indera penglihatan akibat kebutaan sebesar 1,5% dengan penyebab utamanya adalah buta katarak sebesar 0,78%. Sebagian besar penderita buta katarak adalah para usia lanjut. Namun selain faktor usia, terpaan sinar matahari yang mengandung sinar ultraviolet, gaya hidup yang tidak sehat, serta kurangnya nutrisi menjadi beberapa faktor resiko terjadinya katarak. Berdasarkan data dari Eye Disease Prevalence Research Group (2004), diperkirakan pada tahun 2020, jumlah penderita penyakit mata dan kebutaan di dunia mencapai 55 juta jiwa. Sedangkan saat ini, terdapat 45 juta penderita kebutaan di dunia, 60% diantaranya berada di negara miskin atau berkembang. Dari data nasional diketahui bahwa sekitar 4,5 juta penduduk Indonesia menderita katarak. Jumlah tersebut bertambah sekitar 240.000 orang per tahun, ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan  penderita katarak tertinggi di Asia Tenggara.

Kebutaan jenis ini dapat direhabilitasi lewat operasi. Artinya, angka kebutaan di Indonesia bisa ditekan melalui operasi. Namun  biaya operasi katarak yang cukup tinggi kerap menjadi kendala bagi para  penderita katarak yang sebagian besar merupakan kalangan masyarakat yang tidak mampu.

Hal ini yang menjadi alasan PT. Bank Central Asia Tbk, melalui program Bakti BCA dan bekerjasama dengan Seksi Penganggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK Perdami) rutin menggelar kegiatan Operasi Katarak. Dan kali ini kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanggau Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Acara yang diadakan selama 3 hari yaitu dari tanggal 19-21 Agustus 2013 ini memberikan operasi katarak gratis kepada kurang lebih 100 penderita buta katarak. Kepala Sub Divisi Kegiatan Sosial BCA, Sapto Rachmadi menyampaikan “BCA secara berkesinambungan melakukan kegiatan sosial dalam bidang kesehatan, salah satunya adalah menyelenggarakan operasi katarak bagi masyarakat. Sepanjang tahun 2012, bersama dengan SPBK-Perdami telah dilaksanakan 263 tindakan operasi katarak di beberapa daerah, dan di tahun 2013 kami melakukan di wilayah Kalimantan Barat”.

Kegiatan sosial BCA yang telah digelar sejak tahun 2001 ini merupakan salah satu wujud kepedulian sosial BCA dalam bidang kesehatan dengan tujuan untuk mengurangi jumlah penderita katarak di Indonesia.

Sementara itu Ketua Tim Medis kegiatan dari SPBK-Perdami, dr. Helmi, S.pm mengatakan “Sejak kerjasama bersama BCA ini diluncurkan tahun 2001 hingga 2012, sudah terlaksana 1.992 tindakan operasi katarak yang dilakukan di beberapa daerah, seperti Lampung; Pelabuhan Ratu, Sukabumi; Gunung Kidul, Yogyakarta; Cilacap; Banten; Cirebon; Bengkulu; Tasikmalaya;Sintang, Kalimantan Barat; Pulau Rote, Pulau Sumba, Kupang Nusa Tenggara Timur; Pematang Siantar, Sumatera Utara; Sumba Barat; dan lain-lain.”

Dengan Operasi Katarak yang diselenggarakan oleh BCA, diharapkan para penderita katarak dapat sembuh sehingga dapat beraktifitas secara normal, hidup mandiri dan lebih produktif.

BCA Senantiasa di Sisi Anda.


(adv/adv)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads