Kurikulum Berubah, Siapa Takut?

Kurikulum Berubah, Siapa Takut?

- detikNews
Senin, 04 Mar 2013 12:00 WIB
Jakarta - Pemerintah tengah melakukan uji publik dan penyempurnaan pengembangan kurikulum baru 2013. Sementara di sana-sini, muncul pro kontra. Ada yang mengatakan, apa pun kurikulumnya kalau gurunya tidak disiapkan kita akan tetap mengalami masalah yang sama. Yang lain mengatakan, filosofi perubahan kurikulum belum jelas, dan Kurikulum 2006 juga belum benar-benar dievaluasi.

Ada pula yang tidak mempersoalkan perubahan kurikulum. Alasannya, dunia memang terus berubah. Kalau pemerintah menghendaki perubahan, itu untuk menyelaraskan diri dengan tuntutan dunia yang tidak pernah berhenti berubah. Lagi pula, kita toh selalu melakukan perubahan kurikulum secara periodik, sejak tahun 1947. Hanya saja, pemerintah perlu menjelaskan filosofi perubahan itu serta teknis implementasinya sehingga semua stakeholder yang lain merasa menjadi bagian dari harapan yang sama.

Andaikan memang kurikulum berubah. Segenap stakeholders lain baik peserta didik, pendidik, orang tua, maupun kalangan penerbit buku diharapkan siap juga berubah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penerbit Erlangga ingin bersama Anda menjadi bagian dari upaya mencapai harapan-harapan dari perubahan itu. Sejak didirikan tahun 1952, Penerbit Erlangga tidak henti-hentinya mencetak inovasi dalam pembuatan buku ajar sehingga selaras dengan tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat kita. Penerbit Erlangga akan selalu menjadi mitra setia Anda mengantarkan anak-anak kita menjadi insan-insan cerdas menghadapi dunia yang terus berubah ini melalui penerbitan buku-buku ajar yang menjawab tuntutan dan perubahan zaman.

Semoga Penerbit Erlangga senantiasa ada di hati Anda.

Dapatkan buku-buku terbitan PT Penerbit Erlangga di toko buku terdekat, www.erlanggashop.com, download gratis try out www.gratistryout.erlangga.co.id, download bedahskl www.bedahskl.erlangga.co.id


(adv/adv)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads