Timses Yakin Menang Satu Putaran

Foke-Nara Kebut Program Macet dan Banjir

Timses Yakin Menang Satu Putaran

- detikNews
Minggu, 24 Jun 2012 10:39 WIB
Jakarta - Pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi (Foke-Nara) menjanjikan akan tetap memprioritaskan program transportasi untuk mengurai kemacetan dan banjir di Jakarta. “Apa yang telah saya lakukan lima tahun ini, akan saya tuntaskan dalam lima tahun ke depan,” kata Fauzi Bowo sebelum menjelaskan visi misinya bersama pasangan cagub-cawagub yang lain di depan anggota DRPD DKI Jakarta (Minggu 24/06/201).

Berbagai masalah regulasi dan pendanaan sudah kita bereskan, mulai tahun depan kita tinggal membangun. Ada MRT, transportasi modern yang akan mengubahkan kondisi angkutan umum di Jakarta. Busway akan kita lengkapi dengan sistem baru, 6 jalan tol juga akan segera direalisasi. Dua jalan layang tol juga sudah siap tahun ini. Melalui JEDI kita akan keruk 30 juta metrik ton lumpur dari 13 sungai di Jakarta dan 6 waduk,” kata Fauzi Bowo yang akrab dipanggil Foke itu.

Ketua Tim Sukses Foke-Nara, Ma’mum Amin, yakin dengan visi yang lebih jelas dukungan kepada Foke-Nara akan terus meningkat dalam masa-masa kampanye ini. “Kita semakin yakin, peluang untuk menang satu putaran,” kata Ma’mum.

Dalam visi misi, pasangan Foke-Nara menyebutkan agenda pembangunan yang ditawarkan adalah:
(1) peningkatan kinerja pengelolaan sistem transportasi,
(2) peningkatan kinerja pengelolaan sistem tata air,
(3) pengelolaan perbaikan dan pengembangan kawasan pemukiman,
(4) pengembangan kawasan ekonomi,
(5) peningkatan derajat kesejahteraan sosial,
(6) peningkatan kinerja pemerintahan
(7) pengelolaan lingkungan hidup.

Meski diserang selama berbulan-bulan oleh lawan-lawannya, dukungan terhadap Foke-Nara tetap belum tergoyahkan.

Survei terakhir yang diumumkan Indobarometer Mei lalu, dukungan terhadap Foke-Nara di posisi 47,9%, sementara Jokowi yang diposisi kedua masih jauh di bawah sekitar 18%. Bahkan menurut survei internal Foke-Nara, dukungan kini sudah di atas 49%.

Faisal Terlambat, Jokowi Dipukul Telak

Sejumlah pengamat mengatakan, selain visi lawan-lawanya yang belum jelas, Foke-Nara mampu memanfaatkan peluang dengan menampilkan kinerja selama ini yang memang harus diakui.

“Pakar komunikasi politik mana pun pada hari ini, kalau jujur, akan mengakui bahwa Foke akan menang besar. Terutama, karena lawan-lawannya tidak mampu secara jelas memperlihatkan harapan yang lebih baik, detail, dan nyata dibandingkan Foke,” kata Pakar Komunikasi Universitas Indonesia Effendi Gozali, yang mengaku pendukung calon independen Faisal Basri.

Menurut dia, Faisal Basri bersama pasangannya Biem Benyamin (Faisal-Biem) sebetulnya juga punya peluang besar, namun waktunya pasangan tersita mengurus soal verifikasi KTP yang bertele-tele. Bang Faisal seperti der panzer yang lambat panas. Dia membaik tapi persiapannya untuk publik Jakarta agak telat dan terbatas, maklum sibuk dengan pengumpulan KTP yang bertele-tele verifikasinya.

Kalau Jokowi, dia telah kalah telak saat debat publik dan uji kompetensi di Metro TV beberapa waktu yang lalu. “Bang Jokowi "dipukul telak" dalam debat atau uji kompetensi di Metro TV. Kan tidak mungkin membangun Jakarta hanya bermodal visi bahwa semua bisa diperbaiki dengan manajemen dan lebih banyak di lapangan daripada di kantor,” kata Effendi Gozali.
(adv/adv)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads