Namun sayangnya, tanpa disadari, saat pergi ke pusat-pusat perbelanjaan, ternyata antara anak, ibu dan ayah, masing-masing asyik dengan menikmati tempat favoritnya secara terpisah, misalnya anak bermain di tempat main anak dengan baby sitter atau pengasuh, ibu pergi berbelanja, sedangkan anakh mungkin asyik menikmati kopi di sebuah cafe. Hal ini membuat kualitas kebersamaan keluarga kurang optimal.
Ini yang melatarbelakangi Ancol sebagai sebuah tempat rekreasi memperkenalkan konsep Smart Recreation untuk keluarga Indonesia untuk meningkatkan kualitas kebersamaan keluarga dengan rekreasi yang benar-benar menghabiskan waktu keluarga secara bersama-sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pergi rekreasi ke unit rekreasi Dufan, Ocean Ecopark, Ocean Dream Samudra, Atlantis, Outboundholic dan Paintball, mereka dapat menimkati pantai dan aktivitas olahraga seperti jogging di promenade Ancol, bersepeda, naik segway dan mobil golf, hingga wisata kuliner bersama di Jimbaran Resto, Bandar Djakarta, Dermaga One, Backstage, dan yang terbaru Ancol memiliki Ancol Beach City Mall, sebuah lifestyle mall dengan konsep pantai atau menikmati seni budaya di Pasar Seni.
Metty Yan Harahap, selaku Manager Corporate Communication mengatakan kita sedang berusaha mengedukasi masyarakat mengenai hal ini, bahwa kualitas waktu yang dihabiskan untuk kebersamaan keluarga sangat penting. Memilih tempat rekreasi dengan bijak, untuk mengoptimalkan waktu untuk keluarga.
Metty menambahkan belum lagi di rumah, kita selaku orangtuan seringkali asyik bermain alat komunikasi seperti handphone, sehingga walaupun orangtua berada di rumah, namun anak-anak merasa terabaikan karena tetap berkonsentrasi pada rutinitasnya di luar rumah. Dengan hadirnya konsep smart recreation, Ancol ingin mengedukasi dan mengembalikan kebersamaan keluarga.
(adv/adv)











































