Demikian dikatakan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa ketika menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Nahdlatul Wathan (NW), salah satu organisasi Islam terbesar di Nusa Tenggaran Barat (NTB). Dalam peringatan itu, puluhan ribu umat Islam memadati Pondok Pesantren Darunnahdlatain Nahdlatul Wathan Pancor, Lombok Timur.
Itulah sebabnya, lanjut Hatta, pemerintah memberikan perhatian besar terhadap pembangunan ekonomi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meluncurkan Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Dalam program itu, pembangunan NTB masuk dalam Nusa Tenggara dan Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengembangkan pariwisata, pemerintah akan meningkatkan pertanian di NTB dengan membangun waduk-waduknya, mengembangkan peternakan, serta kerajinan gerabah yang banyak tumbuh di kalangan masyarakat Lombok. "Kerajinan itu akan kita tingkatkan dari ekonomi kecil menjadi ekspor," ujar Hatta.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional ini menegaskan, potensi daerah yang paling menjanjikan untuk dikembangkan di NTB adalah pariwisata. Karenanya, pada 22 Juli lalu, pemerintah memutuskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata di provinsi ini. Salah satunya dengan menetapkan areal seluas 1.200 hektare di Lombok bagian selatan yakni Mandalika sebagai kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Nasional.
Saat ini sudah ada delapan investor yang siap menggelontorkan dana Rp 2,2 triliun rupiah untuk membangun dan pengembangkan kawasan Mandalika, diantaranya Rajawali Corp., Xiamen Yijiamei, dan Commerse Bank. Perusahaan pengembang milik pemerintah, PT Bali Tourism Development Corporation (BTDC), berencana mengembangkan kawasan wisata Mandalika dengan konsep menyerupai perencanaan dan pengembangan kawasan wisata Nusa Dua, kawasan paling ujung selatan Pulau Bali.
Hatta yakin, pengembangan kawasan Mandalika akan memicu pertumbuhan wirausaha baru serta meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Dengan melancarkan sederet program-program tersebut, pembangunan NTB bakal terakselesai dengan cepat.
" Kami akan perhatikan dengan sungguh-sungguh apa keinginan masyarakt NTB. Perubahan-perubahan yang terjadi harus terus kita akselerasi dan kita berikan dukungan. NTB tidak boleh lagi menjadi daerah tertinggal. Sekarang sudah terlihat ekonominya menggeliat," pungkas Hatta.
(adv/adv)











































