Fakta: Internetan di Kantor Tidak Produktif!

Fakta: Internetan di Kantor Tidak Produktif!

- detikNews
Rabu, 11 Mei 2011 09:41 WIB
Fakta: Internetan di Kantor Tidak Produktif!
Jakarta - Apakah produktivitas kerja berkurang gara-gara karyawan bermain Internet selama jam kerja? Pernyataan ini pasti langsung dibantah mentah-mentah oleh para karyawan. Akan tetapi, HRD dan manajemen dari berbagai perusahaan banyak yang setuju dengan marah-marahnya Hitler, yang bisa disimak di YouTube dengan judul Β β€œHitler marah sama onliners”. Β Benarkah?

Agaknya kita semua perlu mencermati fakta-fakta berikut ini:
  • Pada tahun 2006, Norsiah Harun, pejabat tinggi pemerintahan di negara bagian Johor, Malaysia, mengatakan penggunaan fasilitas internet untuk keperluan pribadi menjadi salah satu sebab utama buruknya performa pekerja pemerintahan. Sekitar 20 persen PNS konon memakai internet untuk download film porno, musik, dan game. Download berukuran besar juga menyebabkan lambatnya sistem komputer pemerintahan
  • Pada tahun 2007, lembaga Information Solution Groups yang mengadakan survei online ke 2842 pekerja kantor mengungkapkan, 1 dari empat atau 24 persen responden mengaku bermain game saat sedang ngantor. Bahkan, sebanyak 35 persen dari mereka yang berposisi cukup tinggi seperti eksekutif senior juga bermain game saat sedang bekerja.
  • Pada tahun 2009, Morse, biro konsultasi riset di Inggris, mengklaim kebebasan pemakaian situs jejaring sosial seperti Facebook/Twitter merugikan ekonomi Inggris sejumlah 1,38 miliar Poundsterling per tahun. Morse mengadakan polling pada 1.400 karyawan, dan terungkap 57% dari mereka mengakses Facebook pada jam kerja untuk urusan pribadi.
  • Di Inggris, Portsmouth City Council (dewan kota setempat) memblokir Facebook karena telah membuat sekitar 4.500 pegawainya kecanduan dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk Facebook-an daripada untuk bekerja.
  • President & CEO WatchGuard, Joe Wang, memaparkan bahwa sejumlah lembaga riset telah melaporkan bahwa Amerika Serikat kehilangan milliaran dollar AS per tahun akibat penurunan produktivitas. "Karyawan kehilangan produktivitas karena waktunya tersedot ke situs-situs media sosial. Itu sebabnya diperlukan application control untuk membatasi dan mengelola penggunaannya. Karena Facebook dan Twitter sejatinya juga bermanfaat untuk produktivitas di segmen industri tertentu," kata Wang.
  • Joe Wang juga mengungkapkan bahwa situs-situs jejaring sosial juga memperbesar resiko bocornya informasi-informasi rahasia perusahaan, karena karyawan gemar menulis status updates.
Untuk menjaga karyawan tetap produktif bekerja, beberapa perusahaan telah memblokir Facebook, Twitter, Yahoo!Messenger, dan layanan lain yang tidak terkait pekerjaan dari akses Internet kantor. Tapi karyawan terkadang tetap perlu Internetan untuk selingan dan mengurangi stress bekerja. Jadi, apakah benar Internetan di kantor mengurangi produktivitas? (Adv/Adv)
(adv/adv)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads